Jalan-jalan · Jogjakarta · My Vacation · TIPS

De Pendopo Homestay, Guest House Cozy nan Asri di Sebuah Sudut Jogjakarta

Saya tidak kaget saat mendapati kalau GuestHouse yang saya booking ternyata masuk gang, terlebih pintu masuknya seperti pintu belakang rumah biasa, karena saya menjatuhkan pilihan pada De Pendopo Homestay yang berlokasi di Prawirotaman  ini setelah melalui proses browsing kesana-kemari. Mulai dari blog hasil googling, sampai review dari tripadvisor. Rasanya hampir semua reviews sudah saya baca. Mulai dari yang memberikan bintang 5 sampai yang memberikan 1 bintang saja. Intinya, saya sudah siap dengan segala kemungkinannya.

Saya suka kamarnya karena terang dan pintu gesernya kan kaca gitu. Banyak yang protes karena katanya silau kalau pagi, tapi buat morning person kayak saya sih ini asik banget meski kalau berisik kedengeran keluar x)
Saya suka kamarnya yang dikasih pintu geser ini, karena bikin terang. Kalau mau bangun pagi jadi lebih gampang deh 😀

Meskipun masuk gang (yang sebetulnya cukup besar karena bisa masuk 1 mobil), jarak dari ujung gang di Prawirotaman 1 sampai ke Guest House nya sendiri dekat sekali kok, apalagi ditambah dengan papan petunjuk yang sudah dipasang dengan jelas, dijamin tidak akan nyasar selama kamu mau melihat ke kanan, kiri, atas dan bawah. Eh ya, Dari De Pendopo Homestay ini juga bisa tembus ke Jalan Sisingamangaraja.

Dan ketika memasuki pintu masuk De Pendopo Homestay, semua ternyata melebihi ekspektasi saya. Maklum, saya sering tertipu dengan foto-foto yang ada di internet saat memilih penginapan. Maka sejak dari rumah, saya sudah berpikir, “ah, paling kenyataannya tidak sebagus itu..”. Tapi justru malah lebih bagus. Apalagi kami disambut oleh seorang mbak yang ramah dan baik hati hihihi.

20140323_063935

De Pendopo Homestay memiliki sebuah halaman yang sangat luas di dalamnya. Bagian tengah merupakan sebuah taman yang dibiarkan lapang dan diisi dengan beberapa kursi taman yang pas sekali untuk dijadikan tempat nongkrong. Selama di sana, saya selalu sarapan pagi di kursi taman itu, enak banget soalnya. Selain itu di tengah-tengah terdapat sebuah pendopo yang  cukup luas berisikan meja dan kursi, ada komputer pribadi yang bisa dimanfaatkan oleh tamu  lengkap dengan gratis ngeprint untuk 5 lembar, serta dapur bersih. Biasanya sang Owner, Mas Budi dan anak-anaknya juga beraktifitas di situ.

20140323_072435

Selain pendopo tersebut ada juga sebuah gazebo kecil yang berisi sofa dan rak yang berisi buku-buku berbahasa asing. Untuk gazebo yang satu ini memang sedikit berdebu (mungkin debu bekas erupsi Gn. Kelud ya? Karena saya perhatikan debu-debu putih ini juga menutupi genteng juga) tapi masih asik kok untuk dipakai foto-foto.

Kamar yang disediakan oleh De Pendopo ini kalau tidak salah hanya ada 6 atau 7 gitu, di bagian depan ada 4 kamar deluxe yang bisa digunakan maksimal untuk 2 orang, dan ada Family room yang letaknya masih misterius, tapi sepertinya sih dekat dengan gazebo ber-rak buku itu, karena di belakang gazebo ada sebuah jalan kecil yang agak tertutup.

Untuk ukuran kamarnya sendiri bisa dibilang sangat minimalis, hanya ada 1 tempat tidur dengan meja kecil di sisi kanan dan kirinya, tempat gantungan pakaian, sebuah meja dan sebuah LCD TV ukuran 32 inch. Tapi ruangan sekecil ini terasa lega karena langit-langitnya sangat tinggi dan bagian ujung dinding yang berlawanan dengan pintu, ditempeli dengan cermin hingga penuh setinggi 2 meter.

kamar mandi nya asik, dan lumayan luas
kamar mandi nya asik, dan lumayan luas

Bagian terfavorit semua orang mungkin kamar mandinya. Saya bukan orang yang mengerti seni, tapi saya tahu kalau kamar mandi ini bagus. Bagian atas nya merupkakan kaca yang tembus pandang, sunroof kali yah, kemudian di ujungnya ada ventilasi yang cukup besar sehingga selama saya di sana, saya tidak pernah merasa kamar mandi saya lembab. Dinding dan lantainya dipenuhi batu-batu dengan warna cokelat muda hingga cokelat tua yang diatur sedemikian rupa, sehingga menampilkan sebuah mozaik *tsaahh* yang cantik. Di Kamar mandinya juga ada sebuah bath tub, closet dan gantungan. Banyak orang yang protes karena tidak ada wastafel, tapi karena di rumah saya tidak ada wastafel juga, jadi saya bisa segera beradaptasi 😀

 

Selain diberikan dua buah handuk, kita juga diberikan sarapan. Yang saya ingat sih ada pancake dengan isian keju, atau pisang keju, kemudian ada buah potong, makanan Indonesia seperti gudeg, dan nasi kuning, dan yang terakhir adalah toast alias roti panggang dengan telur, kalau saya, Nabila dan Fajar selalu memesan toast dan sunny side up. Dua potong roti ditambah dengan dua butir telur mata sapi setengah matang, sukses membuat kita bertahan sampai siang hari. Dan Hari pertama saya mencoba pancakenya, rasanya enak juga loh.

20140323_065210
The breakfast

Selama di sana, kami bertiga merasa sangat puas. Kamar yang bersih, kamar mandi yang oke plus air panas dan dingin yang lancar, AC yang menyala dengan baik, colokan banyak (ini penting banget!), halaman yang luas yang dilengkapi kursi taman plus colokan banyak (ini juga penting banget!), taman yang cantik, dan sarapan yang enak, owner dan staff yang ramah, maka nikmat mana lagi yang kau dustakan..  x)

20140323_070051

Saya mungkin memang baru pertama kali ke Jogja dan baru menginap di sini, tapi dari hasil pencarian saya sendiri lewat internet sih, memang De Pendopo pilihan yang tepat buat saya dan kedua teman jalan saya. Harganya relatif murah, only 250k per night maksimal 2 orang. – tapi karena pas malam pertama cuma ada 1 kamar, maka 1 temen saya cuma tinggal nambah 50 ribu sudah termasuk handuk, sarapan dan extra bantal karena memang ga ada extra bed sih- , terus staff dan ownernya helpful dan ramah, gak susah cari makan enak. Ga jauh dari shelter Trans jogja (jauh sih sebetulnya, harus jalan sekitar 1 kilometer lebih kayaknya x)), tempatnya cozy, air lancar dan kamar mandinya bersih.

Meskipun jaraknya tidak bisa dibilang dekat dengan Malioboro, saya tidak menyesal memilih De Pendopo Homestay, karena menurut saya di Malioboro nggak ada yang terlalu spesial selain crowd nya dan makanan yang biasa aja karena dijual buat turis-turis, abaikan saja masalah rasa.. hihihi. Justru di sekitar Prawirotaman, lebih banyak makanan enak. Untungnya selama di jogja kita bertiga makan enak terus, gak ada tuh makanan asal-asalan yang dijual secara gak serius karena judulnya diperuntukkan bagi turis-turis.

Kalau balik lagi ke Jogja, saya mau banget nginep lagi di De Pendopo. Kalau kamu mau coba juga, langsung aja Like Facebooknya  atau email di De Pendopo(at)gmail.com 😉

Dadaaaahhhh~
Dadaaaahhhh~
Advertisements

41 thoughts on “De Pendopo Homestay, Guest House Cozy nan Asri di Sebuah Sudut Jogjakarta

    1. nanti aku tanyain yah bedcovernya beli dimana.. hahahhaa
      udah… udah kak Cum, ga usah ke Jogja.. sekarang diem aja di rumah, jangan jalan-jalan terus *sirik detected* hahahaha 😀

  1. Baguss tempatnya ^^. Homestay di yogya emang bagus-bagus, aku pernah di malioboro gang sempit cuman 90rb/malam tapi tempatnya bagus dan bersih hehehe. eh 90rb thn 2004 yak qiqiqi

    1. benerrr Mbak Shinta, kl main Ke Jogja nginep mah gampang tinggal nyesuai sama bajet kali yah.. hihihihih x)
      ngomong2.. 90ribu tahun 2004 sama kayak 200ribu jaman sekarang mungkin ya 😀

  2. haiiihhh mbaknya,,,, habis dari jogja yee,,,, welcome,,, eh tapi dah dadah ya,,,? berapa malem mb di jgj? kok ga mampir mapir gityu??? sewa mobil ke aku sinih murahhh,,, hahahaha *balang sendal 😛

    1. iya Mbak Dewi cuma 4 hari 3 malem aja nih.. itupun tempat wisata di kota gak aku datengin semua.. hikss..
      asiiik, ada diskon sesama blogger ga Mbak Dew? *ditoyor* 😀

    1. kalau harga relatif kayaknya ya Mas, habisnya saya cari penginapan yang lebih cozy dengan harga yang lebih murah malah nggak nemu-nemu… x)
      Kalau harga dibandingkan dengan apa yang saya dapat sih sebanding banget 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s