Jalan-jalan · Jogjakarta

River Tubing Seru di Kali Oyo

Kami  mengambil paket River Tubing di Kali Oyo ini tanpa rencana karena awalnya Saya, Fajar dan Nabila hanya berencana untuk menyusuri Goa Pindul saja. Tapi saat saya hendak membayar sisa Dp yang sudah saya transfer, si Mbaknya menawari kami, and we were like… Why not? Tentu karena harganya murah, Cave Tubing di Goa Pindul 35 ribu, dan River Tubing di Kali Oyo ini 45 ribu, jadi untuk dua paket  yang seru itu, kami hanya perlu membayar 80 ribu perorang.

Nah Selesai menyusuri Goa Pindul dan kembali ke Sekretariat Panca Wisata, kami disuruh menunggu sebentar. Ternyata untuk menuju ke Kali Oyo, kami harus naik mobil bak terbuka, karena jaraknya cukup jauh kalau hanya ditempuh dengan berjalan kaki  apalagi sambil membawa-bawa ban.

Siap-siap naik mobil bak, ternyata seru juga, apalagi kalau jalannya banyakan yaaa.. x)
Siap-siap naik mobil bak, ternyata seru juga, apalagi kalau jalannya banyakan yaaa.. x)

Akhirnya setelah menunggu pemandu kami, masih Mas Yanto yang juga menjadi pemandu di Goa Pindul, kami naik ke atas bak mobil tersebut dan mobil pun mulai melaju.

Mobil yang kami tumpangi melalui jalanan yang cukup terjal dan berbatu. Di sekeliling kami saat itu hanya ada perkebunan kayu putih  dan sebuah gunung yang berdiri dengan kokoh di hadapan kami. Sepertinya jarak gunung tersebut tidak begitu jauh, karena pohon-pohon dan dedaunannya bisa terlihat dengan jelas, atau malah sebetulnya kami sedang berada di salah satu bagian  gunug itu.. hihihi

DSCN5221

Bagian sini licin setengah mati, jadi sebaiknya lepas saja sandalnya, biarkan kakimu yang rorombeheun itu jadi anti selip alami.. *uhuk*
Bagian sini licin setengah mati, jadi sebaiknya lepas saja sandalnya, biarkan kakimu yang rorombeheun itu jadi anti selip alami.. *uhuk*

 

Sepertinya perjalanan dari sekretariat panca wisata ke Kali Oyo hanya ditempuh dalam waktu 5 menit saja. Setelah itu kami turun dari mobil kemudian mengangkut ban kami masing-masing. Sebelum melalui rute perjalanan River Tubing, kami menyeberangi sebuah sungai dangkal yang tinggi nya hanya semata kaki. Bebatuan yang ada di dasar sungai ini sudah berlumut sehingga sangat licin sekali saat kita lewati.

Setelah itu perjalanan kami pun dimulai. Awalnya rute yang kami lalui itu cukup berarus, rasa-rasanya seperti naik arung jeram di dufan (maaf, anaknya belum pernah nyoba arum jeram betulan…hihihi) Saya kira rutenya bakal seperti itu sampai akhir, ternyata lewat 10 meter arusnya keciiil sekali, malah terasa seperti tidak ada arus.

DSCN5235

Oh ya, kalau di Goa Pindul kan kita berpegangan tangan, kalau di sini lebih asik kalau sendiri-sendiri. Tenang saja, tidak akan sampai nyasar kok, karena selain sungainya tidak bercabang, seperti yang saya bilang arusnya kecil sekali dan pemandunya cukup cekatan.

Sebetulnya saya gak tega karena pemandunya itu sambil jalan sambil dorong-dorong kita, dan memastikan kita ga ke pinggir-ke pinggir. Tapi di sisi lain jadi berasa tuan putri juga.. ihik 😀

Di Kali Oyo ini juga ada tebing yang lebih tinggi daripada yang ada di Goa Pindul. Kalau perasaan saya sih kayaknya sekitar 5 meter. Kami diajak loncat saat itu. Awalnya saya ragu, tapi saya pikir kapan lagi. Kalau misalkan saya sampai tidak mencoba loncat, mungkin saat pulang ke hotel saya akan benar-benar menyesal.

Akhirnya saya malah ketagihandan loncat sampai beberapa kali..

Kalau fotonya diambil dari samping atau dari bawah mungkin bakal terlihat lebih keren ya..
Kalau fotonya diambil dari samping atau dari bawah mungkin bakal terlihat lebih keren ya..

Di tempat meloncat ini airnya cukup dalam kok, jadi dijamin aman selama jantungmu sehat.. Enak sekali loh berenang di situ saat tengah hari yang panasnya mentereng, apalagi tidak jauh dari tempat loncat, ada air terjun kecil yang airnya lumayan banyak dan cukup deras. Saya suka sekali air terjun, apalagi kalau airnya banyak. Enak kan berdiri di bawah situ serasa dipijat-pijat.

Kali Oyo ini bukanlah sungai indah dengan air yang jernih. Airnya berwarna cokelat, dan  mengingatkan saya pada sungai-sungai  kebanyakan di Kalimantan (yang saya lihat di TV :p). Meski begitu, berenang di sini sangat menyenangkan kok, karena airnya masih jauh lebih jernih daripada air banjir di rumah saya.. *ihik*

Kalau mau loncat, naiknya juga setengah mati, batu-batunya licin dan terjal gitu, belum lagi baju saya berat banget menn..
Kalau mau loncat, naiknya juga setengah mati, batu-batunya licin dan terjal gitu, belum lagi baju saya berat banget menn..

Sisa perjalanan kami habiskan dengan duduk santai di atas ban dan menunggu arus membawa kami. Katanya kalau kita ikuti terus arusnya bisa sampai ke Pantai Parangtritis, tapi gak tahu kapan sampainya, itupun kalau kita masih bisa keluar hidup-hidup di Parangtritis.

Jika kamu mulai ber-Cave Tubing di pagi hari, Maka petualangan di Kali Oyo ini akan dilanjutkan sesudahnya, dan saat itu hari sudah mulai siang. Jika cuaca sedang bagus, maka akan sangat paaaaannnnaaaasssss sekali. Sebaiknya pakai tabir surya terlebih dahulu dan cuek saja pakai kacamata hitam. Saya saja tetap pakai kacamata minus saya kok, karena tanpanya aku tak akan sanggup.

Kali Oyo sama sepinya dengan Goa Pindul saat itu. Rasanya menyenangkan sekali bisa berlama-lama dan menikmati setiap jengkal Kali Oyo ini. Semoga saya bisa kembali ke sini lagi nanti ^_^

DSCN5258
dadaaaahhh~

 

Advertisements

19 thoughts on “River Tubing Seru di Kali Oyo

    1. iyaaa bener Kak Nel, kalau lagi siang adem bangeeet… x)

      airnya memang kayak gitu Mbak, nyatu sama pasir dan tanah di situ kali ya, soalnya tempatnya jarang sampah juga dan selama ga berbau, nikmatin aja lah…. hahaha 😀

  1. Pas ak kemarin lagi banjiiir. Jadi airnya banyak.
    Paling enak berdiri di bawah air terjun nya yaah. Jadi berasa kaya’ dipijitin. Xixixixi. 😉

    1. asik loh Mbak Eda… *senyum setan..* =))
      nggak gatel kok Mbak, apalagi aku mah ga alergian anaknya, udah sering maenan banjir di rumah.. *halah* hahahaha x))
      arusnya tenang banget, kurang menantang, paling asik kalau buat leyeh-leyeh.. x))

    1. ho.oh.. tapi kalau sungai yang jernih-jernih biasanya susah dijangkau gitu kan (dan lebih baik biarkan seperti itu, ga gampang terjamah manusia x)) kalau ini lumayan laah ya Mbak, buat liburan singkat-padat dan jelas..

    1. haloooo Mbak Miaaa salam kenal juga.. makasih udah mampir yaaa..
      Etapi iya loh Mbak, kalau misalkan udah punya anak biasanya jadi tidak suka menantang adrenalin yah.. mungkin karena hidup para mamah-mamah muda ini sudah penuh adrenalin setiap harinya? *disambit ulekan* x)))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s