FOODS · Rumah Makan Sederhana

Coba-Coba Jadi Vegetarian di Kehidupan

Buat orang-orang Bandung terutama yang sering melewati daerah Pajajaran, pasti sering melihat atau bahkan pernah makan di KEHIDUPAN. Iya, itu nama tempat makannya. Agak absurd ya memang, tapi catchy khaaaannn?

Kehidupan tidak pernah berakhir x)
Kehidupan tidak pernah berakhir x)

Sejak restoran ini belum dibuka sekitar 2 tahun lalu kali ya, sudah ada tulisan “KEHIDUPAN tidak pernah berakhir” di atas bangunan rumah ini. Setiap orang yang lewat di depannya pasti penasaran, “Tempat apaan sih ini?” Soalnya sayapun begitu. Akhirnya restoran ini dibuka, daaaan yang paling catchy adalah spanduk bertuliskan “Nasi + 4 sayur = 6000” tiba-tiba aja muncul gitu bikin makin penasaran. Gak bercanda gitu ini tempat makan?

Nah rumah makan yang mengusung gaya Vegan ini memang menyediakan makanan sehat tanpa MSG dan bawang, sayangnya sih masih berminyak, karena kebanyakan makanannya tumisan :D. Awalnya saya kira mereka hanya menyediakan menu sayur, tapi ternyata ada juga dagingnya kok, sepertinya sih ayam dan ada juga semacam dendeng gitu, saya yakin itu daging, karena selain rasanya enak, harganya juga mihil..

Kelihatannya enak kan? Memang enak kok, ala-ala masakan rumahan aja gitu :)
Kelihatannya enak kan? Memang enak kok, ala-ala masakan rumahan aja gitu 🙂

Dan mereka tidak bercanda loh ketika menyebut Nasi + 4 sayur = 6000, ini memang kenyataannya. Kita diberi satu porsi nasi dan bisa memilih 4 sayur, nah kebetulan saya menambah 2 tusuk sate harganya satuannya 5000, ayam barbeque 1 porsi isinya 2 helai karena tipis dan kecil, lupa harganya, Fajar juga ayam barbeque dan dendeng, akhirnya jadi 40000 😀 😀

Intinya menurut saya sih, makan di sini ya nggak murah-murah amat. Murah kalau kamu hanya makan nasi dan 4 sayur saja. Tapi kalau nambah protein tetep aja jadi mihil, apalagi menurut saya harga untuk menu protein (hewani) nya ini terlalu mahal karena porsinya sedikiiittt sekali. Tetep ya prinsip ekonomi.

Untuk rasanya gimana? Enak kook. Serius. Maksudnya dengan menu sayur tanpa msg dan tanpa bawang itu, masakannya tetap terasa asin dan gurih, saya paling suka tempe orek yang kering dan kayak terkaramelisasi itu. Porsinya pas, pas harga 6000, tapi bikin kenyang, asal jangan datang setelah 3 hari gak makan aja. Oh ya, sekalian, supaya lebih murah, jangan pesan minum. Teh manis tawar dan manis harganya 4ribu. Terus kalau kopi 6000, mana minumannya itu dianternya lamaaa banget. Kita selesai makan, baru dateng. Air putih aja mending. Gratis, tinggal ambil sendiri.

Saat memesan makanan, kamu tinggal langsung nantri saja di jalur antri, setelah sampai di depan etalase yang memajang makanan, si Mbak dan Masnya akan mengambilkan makanannya untukmu. It kinda reminds me of warteg, maybe?
Saat memesan makanan, kamu tinggal langsung nantri saja di jalur antri, setelah sampai di depan etalase yang memajang makanan, si Mbak dan Masnya akan mengambilkan makanannya untukmu. It kinda reminds me of warteg, maybe?

Tempatnya cukup luas, tempat duduknya banyak terus pengunjungnya datang dan pergi gitu, habis makan langsung pulang, ga nongkrong dulu. Saya suka interiornya, memang ga terlalu spesial sih, tapi terang dan langit-langitnya tinggi. Nyaman deh pokoknya makan di situ.

Buat yang belum tahu, si Kehidupan ini adanya di Jalan Pajajaran No. 63, masih sejajaran sama KFC Pasirkaliki dan Richeese Factory, ambil saja arah GOR Pajajaran, letaknya mungkin sekitar 200 meter sebelum Gor Pajajaran. atau 100 meter dari perempatan pasir kaliki, Seberang Melinda Hospital  yang masih dibangun.

Buat yang suka mencoba, restoran ini wajib dicoba. Tapi kalau yang jago  masak, mungkin responnya bakal… “hah gini doang??” Tapi kalau buat saya sendiri, ini salah satu menu sayur mayur sehat tanpa MSG yang rasanya enak banget ^_^

Advertisements

33 thoughts on “Coba-Coba Jadi Vegetarian di Kehidupan

  1. Gak tau ya, tiap lewat rumah makan ini auranya terkesan menyeramkan.
    Mungkin dari namanya “Kehidupan Tidak Pernah Berakhir”, terkesan gimanaa gitu.
    Terus dari tagline di depan resto yang tulisannya “MAMAAA.. PAPAAA… INGAT YAAA!! AKU MAU KEHIDUPAN”. Serem aja gitu.

    Terus temen pernah cerita, di tempat makannya itu ada tv yang isinya ibu-ibu lagi ceramah pake bahasa Cina gitu. bener ga nya? Aku takut kalo ternyata pas lagi makan tercuci otaknya sama tayangan itu :)))

    Well, sebenernya sih ada rasa penasaran juga. Seenggaknya coba sekali seumur hidup. Tapi entah kapan deh :))

    1. hmmmm.. dibilang gitu.. iya juga sih kayak sekte-sekte apa gitu ya… hahahaha parah kamu Rams!
      dan iya beneeeerrr si tagline “MAMAAA.. PAPAAA… INGAT YAAA!! AKU MAU KEHIDUPAN” itu nggak nahan pisan lah..

      ada TV nyala tapi aku ga denger suaranya euy, cuma di TV nya itu ngomomongin kerupuk kehidupan tapi yang ngomongnya ibu-ibu..
      cobaiiin ram.. 6000 doang, sambil tutup mata aja makannya =))

  2. Eh? Unik kali ya nama restonya.. 😀
    Brandingnya bagus deh, bikin penasaran orang-orang yang akhirnya jadi pengen nyoba..

    Di sini resto non msg juga harganya lumayan mahal, Mbak..

  3. restoran tanpa msg gini di jogja juga ada
    sayang ya kalau dia udah mengusung trademark makanan sehat, tp minyaknya masih berlebih
    aku yg tadinya tertarik jadi ilfil -_-

    1. ho.oh mbak, jadinya kurang total ya sehatnya… hihihihi..
      kalau ada orang yang bisa mengolah sayuran tanpa MSG, dan tanpa minyak terus jadinya enak banget, itu kayaknya juara bangeets 😀

  4. Terima kasih atas kunjungan dan antusiasnya.

    Kehidupan tidak pernah berakhir mempunyai visi dan misi untuk mensosialisasikan secara efektif dan tepat sasaran ke semua lapisan masyarakat ( pejabat pemerintahan, pendidikan, kesehatan, kerohanian, media massa, kalangan artis, tokoh masyarakat,masyarakat umum dll ) akan manfaat gaya hidup vegetarian vegan bagi tubuh,pikiran,jiwa ( kesadaran ), lingkungan dan iklim.

    Tidak ada sekte2, yg ada adalah universal, bahkan kita pasang Garuda Pancasila seperti yg di Istana presiden kata pembuatnya :). Pengunjungnya adalah dr berbagai kalangan, kaya miskin, warna kulit, agama dan suku apapun, jg dr berbagai negara.

    Mengenai belasan TV yg ada, diperuntukkan sbg informasi saja, baik dr segi kesehatan, pemanasan global, hubungan manusia dgn hewan, spiritualitas dll. Tidak ada maksud untuk menentukan siapapun, setiap orang bebas menentukan pilihannya. Kami rasa di jaman skrg dimana kebebasan berpendapat dilindungi undang2, kami sangat menghormati pandangan saudara/i, dan tidak akan mengsomasi anda hehehhe….. Kalau dirasa informasinya bagus, ya silahkan dilihat/di copy gratis dgn membawa usb/HD eksternal

    Kenapa kok bisa seram ya ??? padahal nama kami Kehidupan, bkn kematian, juga tidak pernah berakhir bukan berakhir ? Nama2 yg di luaran malah serem : makanan setan, gila, pocong, kuntilanak hehehhe. Mungkin krn kita jarang dengar yg seperti ini, jadinya ….
    Sebenarnya Kehidupan tidak pernah berakhir menurut pendapat kami adalah Jiwa, kita adalah Jiwa atau makhluk spiritual, bkn makhluk materi. Jiwa tidak pernah berakhir, kalau tubuh bisa rusak/mati. Mungkin di jaman2 sebelum skrg, kita juga terlalu konsentrasi nya ke tubuh/materi saja, kita jadinya melupakan bahwa kita adalah jiwa. Tetapi perkembangan kesadaran skrg, banyak yg ingin mengetahui jati diri nya.

    Memang di jaman skrg adalah peralihan, maka masih ada makanan vegan yg berbentuk daging2an, jg masih dimasak, atau bahkan menggunakan minyak goreng. Ada tangga2/step2 nya, utk saat skrg kami lbh fokus kpd hilangnya konsumsi hewani drpd bentuk mkn yg menyerupai hewani maupun pemakaian minyak goreng. Mungkin suatu hari bila sudah banyak penduduk planet yg vegan, bisa jadi arah konsumsi manusia ke Raw Food ( mentah ) dan bahkan suatu hari bisa jadi manusia tidak perlu makan untuk hidup ( hanya sesekali saja, mulai ada tanda2nya ya : puasa lah, OCD lah, makan secukupnya dll )

    Soal harga mulai dr Rp 6.000 ,- TIdak ada maksud sedikitpun utk menjebak para pengunjung, tetapi utk menyediakan mkn vegan yg sehat kepada saudara2 kita yg pas2an.

    Berikut bbrp informasi yg kami sampaikan : https://www.facebook.com/notes/kehidupan-tidak-pernah-berakhir/manusia-herbivora-atau-karnivora-/296255830483531

    Manusia Herbivora atau Karnivora ?
    October 26, 2012 at 11:02pm
    Bila dilihat dari struktur anatomi tubuhnya, tubuh manusia lebih cocok untuk mengkonsumsi
    tumbuh-tumbuhan daripada daging. Hal itulah yang menyebabkan mengapa
    para vegetarian lebih sehat daripada pemakan daging. Berikut akan dibahas perbedaan
    struktur anatomi hewan karnivora dengan manusia dan herbivora.

    Gigi dan Mulut

    Struktur gigi manusia hanya memiliki dua pasang taring. Hal ini sangat berbeda dengan
    hewan karnivora yang semua susunan giginya terdiri atas taring. Selain itu bentuk
    taring hewan sangat tajam dan besar yang mana berfungsi untuk mengoyak daging.
    Rahang manusia dan hewan herbivora dapat bergerak menyamping selain gerakan ke
    atas bawah. Pergerakan ini berfungsi untuk menggiling sayur dan buah-buahan. Sebaliknya
    rahang hewan karnivora hanya dapat bergerak ke atas bawah. Karnivora tidak membutuhkan
    gerakan menggiling ini karena mereka langsung menelan makanannya.
    Air liur manusia dan hewan herbivora lainnya mengandung enzim-enzim pencernaan
    yang membantu proses pencernaan makanan, hewan karnivora tidak membutuhkan enzimenzim
    ini karena mereka langsung menelan makanannya yang selanjutnya dicerna di lambung.

    Keasaman Lambung

    Hewan karnivora memiliki tingkat keasaman lambung yang sangat tinggi. Asam ini
    memainkan peranan penting sebagai pembunuh bakteri-bakteri berbahaya yang terdapat
    pada daging. Sebaliknya manusia dan hewan herbivora memiliki asam lambung yang lebih
    lemah dibandingkan hewan karnivora. Asam yang tinggi tidak diperlukan untuk mencerna
    sayur dan buah-buahan.
    Kita memang dapat memasak daging untuk membunuh bakteri dan membuat daging
    menjadi lebih mudah dicerna. Tetapi bukankah sudah jelas bahwa struktur tubuh kita kurang
    cocok untuk makan daging. Lagipula dalam kenyataannya tidak semua bakteri dalam daging
    berhasil dibunuh pada saat proses pemasakan. Akibatnya pemakan daging sangat beresiko
    menderita penyakit-penyakit yang disebabkan oleh bakteri-bakteri maupun virus pada
    hewan. Misalnya sapi gila, penyakit kuku dan mulut, flu burung, dan lain-lain.
    Hewan karnivora memiliki panjang usus kecil yang relatif pendek, rata-rata hanya tiga
    sampai enam kali panjang tubuhnya. Hal ini mengakibatkan daging yang mereka makan
    dapat segera dikeluarkan dari usus dalam waktu yang relatif cepat sehingga daging tidak
    sempat membusuk di dalam usus.

    Panjang Usus

    Manusia dan hewan herbivora memiliki panjang usus kecil rata-rata 10-12x kali panjang tubuhnya. Usus panjang ini sangat cocok untuk penyerapan
    dan pencernaan sayur dan buah-buahan. Sebaliknya usus yang panjang ini menjadikan
    makan daging menjadi sesuatu yang berbahaya bagi manusia karena daging sempat mengalami
    pembusukan di usus. Banyak penelitian yang menyimpulkan bahwa hal ini adalah
    penyebab kanker usus.

    Tabel Perbedaan Struktur Tubuh Manusia, Karnivora dan Herbivora
    1. Gigi seri : karnivora = panjang dan tajam
    herbivora dan mns = lebar dan rata
    2. Gigi taring : karnivora = panjang,tajam dan melengkung
    herbivora = tumpul,bisa pendek/panjang/ tidak ada sama sekali
    manusia = pendek dan tumpul
    3. Gigi geraham : karnivora = tajam,bergerigi dan berbentuk pisau
    h dan mns = rata
    4. Gerakan mengunyah : karnivora = tidak ada, makanan lgsg ditelan
    h dan m = ada
    5. air liur : karnivora = tdk mengandung enzim pencernaan
    h dan m = mengandung enzim pencernaan
    6. pergerakan rahang : karnivora = zig zag, hampir tdk ada gerakan menyamping
    h dan m = dapat bergerak menyamping ataupun maju mundur
    7. otot2 wajah : karnivora = berbentuk sederhana dan membuka lebar
    h dan m = berbentuk kompleks
    8. keasaman lambung : karnivora = ph 1 atau krg dgn mkn di lambung
    h dan m = ph 4-5 dgn mkn di lambung
    9. panjang usus kecil : karnivora = 3-6x panjang tubuh
    herbivora = 10-12x panjang tubuh
    manusia = 10-11x panjang tubuh
    10. kuku : karnivora = tajam
    h dan m = rata/tumpul

    Terima Kasih

    Be Vegan Make Peace

  5. Mas/Mbak kalau makanan pakai telur apakah termasuk vegetarian. karena kalau vegetarian harusnya hanya makan makanan yang berasal dari tumbuhan & sejenisnya, atau kalau masak sayur pakai penyedap rasa apakah tergolong vegetarian karena penyedap rasa memakai ekstrak daging hewan ? terima kasih.

    1. Waduh kalau itu saya kurang tahu Mas/Mbak, karena saya bukan vegetarian, malah bisa dibilang karnivora… Hehehehe 😀

      coba googling aja Mas/Mbak, atau cek blog yang bener-bener kredibel ttg masalah vegetarian ini, kalau saya yang jelasin nanti malah jadi aliran sesat x)))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s