curhatsampah

Kita Tidak Pernah Tahu Kapan Akan Jadi Pertemuan Terakhir Kita…

Tanggal 12 Juli 2013 kemarin, kira-kira pukul 11 malam saat Fajar masih asik dengan HP nya, dia mendapatkan kabar lewat status facebook teman kuliah nya yang mengabarkan kalau sahabatnya yang bernama Maulana baru saja meninggal karena kecelakaan di Pinrang, Sulawesi Selatan.

Saat mendengar kabar itu jangankan Fajar, saya saja kaget bukan main. Memang sih saya baru beberapa kali saja bertemu dengan almarhum, tapi saya suka sekali kalau mampir ke rumahnya. Ibu nya baiiik sekali. Sangat welcome dan suka bercerita tentang banyak hal. Kak Maulana itu adalah anak bungsu dari 4 bersaudara. Usianya masih 27 tahun, belum menikah, orangnya lucu dan suka tertawa. Pertemuan saya dan almarhum yang hanya beberapa kali itu ternyata cukup mengena di hati saya. Bukti nya saat saya diberitahu Fajar kalau Kak Maulana meninggal, perasaan saya tidak enak. Sedih dan masih merasa kalau kejadian ini tidak mungkin terjadi padanya.

Rasanya masih tidak percaya kalau almarhum sudah meninggal. Padahal terakhir kali kami bertemu hampir setahun yang lalu, tepatnya saat idul Adha di tahun 2012. Saya jadi membayangkan perasaan orang-orang terdekat yang masih bertemu sehari-dua hari sebelum almarhum meninggal atau bahkan tepat sebelum meninggal masih berkomunikasi. Saya tidak sampai hati membayangkan keterkejutannya.

Yang kami berdua sesali adalah kami yang kemarin pergi ke Makassar tidak menyempatkan untuk bertemu atau berkunjung ke rumah Ibu nya almarhum seperti biasa. Padahal kami berdua tinggal selama lebih dari 3 minggu di Makassar, plussssss rumahnya cukup dekat. Rasanya sedikit sesak kalau dibayangkan, apalagi membayangkan ibu yang begitu menyayangi dan memanjakan almarhum.

Benar, kita tidak akan pernah tahu kapan kita meninggalkan dunia ini untuk selama-lama nya. Dan ini juga mengingatkan saya supaya saya selalu menjaga silaturhami dengan orang-orang terdekat, teman dan sahabat juga saya harus memaksakan untuk tetap keep in touch dengan mereka. Kita tidak tahu kapan kita akan kehilangan mereka. Jangan sampai ada penyesalan. Seperti kami berdua yang tidak menyempatkan diri untuk bertemu Kak Maulana, padahal kalau saat itu kami memaksakan diri untuk pergi, mungkin kami sempat bertemu untuk yang terakhir kali nya. Benar-benar terakhir.

Selamat jalan Kak… πŸ™‚

Advertisements

15 thoughts on “Kita Tidak Pernah Tahu Kapan Akan Jadi Pertemuan Terakhir Kita…

  1. hiks. sama mba, kemarin minggu dapat kabar, teman saya (teman dunia maya – belum pernah tatap muka) yang juga temannya teman kontrakan, meninggal dunia di usia masih tergolong muda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s