curhatsampah · Liburan di Makassar · My Vacation · TIPS

Voucher Delay dari Air Asia, Aaakkk.. Is It For Real?

Tanggal 21 Mei 2013, saya dan Fajar pergi ke Makassar dengan menggunakan Air Asia, ini kedua kalinya saya menggunakan Air Asia, sebelumnya saya pakai Air Asia ketika ada promo ke Bali, dan ngomong-ngomong tiket ke Makassar ini saya beli promo juga loh hoho. Akhir tahun lalu Air Asia baru saja membuka penerbangan Jakarta-Makassar. Ada free seat ada juga yang harga tiketnya mulai 5ribu rupiah, walaupun total dengan bagasi dan lain-lain sih jadi kurang lebih seratus ribu. Meskipun orang-orang sering berkomentar “Ah, sama aja bohong kalau bagasi nya 90ribu-90ribu juga..” Tapi menurut kami yaa daripada beli tiket reguler PP berdua bisa 2jutaan, dapat tiket seharga 400ribu untuk PP berdua sih lumayan banget hoho..

Oke cukup tentang tiket promo Air Asia nya. Kembali ke topik.

Perjalanan kami kali ini penuh dengan drama. Malam hari sebelum keberangkatan, tepat 2 jam sebelum keberangkatan kami ke pool primajasa, Fajar mendapatkan sms yang mengatakan kalau jadwal penerbangan kami yang awalnya pukul 06.00 dipindah ke pukul 13.40. Agak dongkol sih sebenarnya, karena saya sudah pesan tiket Bis pukul 12.45 yang untung nya belum saya bayar, plus saya sudah 80% siap pergi. Saya sih memang lebih memilih pergi malam-malam sekali daripada pagi-pagi sekali. Kalau sudah tidur, pasti malas bangun *alasaaaann!!*

Antrian orang-orang yang sudah kalap. saya nggak mau meninggalkan antrian hanya untuk foto. takut disalip, jadi cuma kepala-kepala nya saja deh hihihi
Antrian orang-orang yang sudah kalap. saya nggak mau meninggalkan antrian hanya untuk foto. takut disalip, jadi cuma kepala-kepala nya saja deh hihihi

Akhirnya kami naik Bis pukul 7 pagi, pergi dari rumah pukul 5 pagi. Mengingat kejadian sebelumnya kami selalu nyaris terlambat, kami memutuskan pergi lebih awal karena lalu lintas masa kini tidak bisa diprediksi.

Perjalanan ke Jakarta di pagi hari sudah bisa saya duga sebelumnya. Macet sekali. Yap, begitu masuk tol dalam kota mulai padat merayap. Perjalanan yang seharusnya ditempuh dalam 3 jam saja, jadi 4 jam setengah. Padat merayap dan diperparah oleh demonstrasi di depan gedung DPR/MPR. Saya yang tidak terbiasa melihat konsentrasi massa sebanyak itu, agak amazing sih, hihi.. Kampungan.

Setelah sampai di terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, ada drama dengan petugas pemeriksaan karena kami membawa cairan, hehe, nanti saya ceritakan. Eh, tapi saya salut loh petugas nya cukup ramah tidak seperti waktu kami kepergok di terminal 2F x), kalau yang ini walaupun kami berdua salah, mereka tidak menjudge lalu memberikan tatapan “bloon banget sih lu” mereka memberikan penjelasan plus menginformasikan beberapa alternatif yang bisa kami ambil. Misal mengirimnya lewat cargo, atau dikembalikan lagi ke rumah saya dengan travel.

Singkat cerita, drama itu selesai dengan epik. Lalu kami shalat dzuhur, makan dan bersiap-siap pergi ke ruang tunggu, Saat mengecek boarding pass si mbak-mbak penjaga nya bilang

“Mbak, udah nukerin voucher belum?”

“Voucher apa mbak? Belum sih, ini baru tahu.” Jawab saya.

“Voucher karena delay lebih dari 4 jam mbak. Langsung aja ke counter 7.”

Oke sip, kami langsung ke counter 7. Sampai disana, tadaaaa! Antrian sudah panjang. Fajar langsung mengambil antrian paling belakang. Mengantri nya lama sekali. La-ma-se-ka-li. saat saya datang, ada 2 orang yang sudah sampai di meja konter, mereka sedang dalam proses. Dan urusan kedua orang itu tidak selesai dalam setengah jam. Yes, urusan mereka selesai Lebih dari setengah jam. Yang dilakukan hanya mengisi data ke dalam voucher. Data yang harus diisi adalah, Nama, nomor telepon, Nomor penerbangan, kode booking dan nomor rekening. Sebetulnya mudah bukan? Itu kalau satu orang, kalau satu orang menguruskan voucher grup misalnya saja karena dia terbang bersama ke 10 orang keluarganya, maka dia harus menunggu si mbak Air Asia nya mengisi data ke voucher itu dengan tulis tangan, lalu memfoto kopi voucher+boarding pass+KTP. Waktu yang hanya sebentar itu yah tinggal dikali 10 saja.

kasihan si mbak nya sampai keringatan..
kasihan si mbak nya sampai keringatan..

Sebetulnya saya sudah hampir menyerah begitu sampai ke counter 7 nya karena saya pikir paling kami hanya akan mendapatkan voucher makan. Maklum biasa kalau pakai Merpati atau Lion hanya dapat makan. Kalau merpati dapat nasi box, Lion dong, roti dan aqua gelas. Saya mendengar ibu-ibu di depan saya bergosip katanya voucher nya itu adalah uang sebesar 300ribu rupiah yang akan ditransfer langsung ke nomor rekening kita. Kami berdua langsung semangat dong. Kalau ini jadi kenyataan, berarti tiket pulang pergi saya balik modal, dapat untung malah *dikemplang* *dasar pedagang*

Tidak ada yang mudah di dunia ini, termasuk dapat uang 300ribu cuma-cuma. Tidak cuma-cuma juga sih, itu kan sudah hak penumpang x). Sebentar-sebentar saya melihat jam. Penerbangan kami dijadwalkan pukul 13.40, artinya 30 menit lagi pesawat akan berangkat. Para calon penumpang sudah emosi. Ada yang merasa di bola ping pong kan, ada yang merasa si mbak nya sengaja melambat-lambatkan pekerjaan menulisnya, ada juga yang merasa ini konspirasi wahyudi.

“Kalau ini belum selesai sampai waktunya boarding gimana?!”

Pertanyaan ini lah yang terlontar hampir dari semua mulut orang-orang yang sudah kepanasan ini. Saya takut ketinggalan pesawat, Saya sudah tidak tidur semalaman, lalu menghadapi banyak drama dalam perjalanan ini, rasanya ingin balik lagi ke Bandung lalu bobok di kamar seharian saja.

Si Mas-mas Air Asia ini yang sedang hectic juga agak emosional, wajar sih menghadapi masalah yang cukup besar, orang-orang yang sudah tidak sabar dan susah diatur pasti membuatnya jadi agak panik. Intinya sih dia tidak menjawab kalau kita akan ditinggal, atau kalau ditinggal kita akan mendapatkan penggantian pesawat lainnya, dia hanya bilang, “Iya, diurusin dulu ini nya, nanti kalau misalnya udah boarding saya cari orangnya satu persatu”

Aduh Mas, jangan PHP-in kita dong..

akhirnyaaa tiba juga giliran saya dapat voucher nya.. *lap keringat*
akhirnyaaa tiba juga giliran saya dapat voucher nya.. *lap keringat*

Akhirnya setelah menunggu hampir satu jam tiba juga giliran kami, kami menyerahkan semua data dan dokumen yang diperlukan. Lalu kurang dari 10 menit urusan kami selesai dan kami bergegas ke gate. Itupun masih harus menunggu lagi, karena pesawatnya yang dijadwalkan pukul 13.40 ini akhirnya baru terbang pukul 14.40. Setelah terbang selama kira-kira 2 jam 20 menit, kami sampai di Makassar pukul 18.00 WITA

Keterlambatan pesawat apalagi kalau dibonusi masalah yang membuat semua orang emosi ini kadang membuat orang-orang jadi berinteraksi. Saya ngobrol dengan tiga orang ibu-ibu yang curhat tentang keterlambatan ini. Dan seorang mas-mas yang sudah pergi sejak sehari sebelumnya dari Lampung dan Akhirnya terkatung-katung di bandara sejak tengah malam.

Postingan ini saya buat sehari setelah saya tiba di Makassar, tapi uangnya baru sampai sekitar dua hari lalu. jadi proses nya kurang lebih sekitar 2 mingguan. Lumayan cepat sih. Karena di belakang voucher yang saya dapat itu menyebutkan kalau uang masih belum di transfer, kita bisa menelepon ke perusahaan aasuransi yang mengurus keterlambatan ini, dan akan di proses maksimal 90 hari. karena estimasi saya uang akan dikembalikan setelah 90 hari, jadi ketika uang sudah sampai setelah 2 minggu terasa seperti bonus.. huehehehe..

Maap ya kalau kampungan Hahaha, seriusan saya baru merasakan dapat privilege seperti ini sebagai seorang penumpang. Dan yang membuat saya seperti dapat durian runtuh adalah karena selain tiket ini sudah saya beli jauh-jauh hari jadi merasa tidak kehilangan apa-apa, tiket yang saya dapatkan juga tiket promo. Jadi bukan saja balik modal tiket PP, tapi saya dapat keuntungan juga hahaha.. *dasar pedagang* *toyor*

Advertisements

30 thoughts on “Voucher Delay dari Air Asia, Aaakkk.. Is It For Real?

  1. Kalau tidak ada yang dikejar di tempat tujuan, ya ga masalah kena delay. Kasihan juga yg sudah punya acara, sdh bayar untuk transportasi berikutnya, pantas klo penumpang marah-marah. Lumayanlah dapat 300rb ya dibanding cuma dpt nasi kotak saja :D.

    1. iya sih Kak Nel, kalau ada yang lagi kita “kejar” mau di refund berapapun kayaknya ngga sebanding yah.. Mudah2an kita dijauhkan dari delay kalau lagi ada yang dikejar. Amin *loh? x)

  2. Dan gw sering berdoa delay lebih dari 2 jam, dulu 2007-2008 sering banget delay dan dapat Rp. 500k. Perna jalan ber 8 orang dan delay. Alhamdulillah dapat Rp. 500k x 8 = Rp. 4 juta.

    Kalo boleh di total dari zaman air asia terbang pertama kali di Indonesia, mungkin gw dah perna dapat sampai 15 jtan hanya dari delay πŸ™‚

    1. wooooottt?! enak banget dulu sampe 500ribu kak, tahun 2007/2008 lagi. Lumayan banget 4juta hahahaha..
      iya sih saya juga pa balik ngarep banget pesawatnya bakal delay, taunya enggak 😦
      dan bisa sampai 15juta gitu dong, kalau delay terus bisa kita jadiin mata pencaharian kali ya *ditoyor

      1. Maka nya gw demen banget kalo delay, tapi kan kita dapat nya voucher buat beli tiket lagi πŸ™‚ kadang ampe gw tawarin ketemen2 kalo beli tiket ama gw aja biar tuch voucher habisss hahaha

      2. woooh kalau dulu voucher tiket yaa.. Enakan cash sih ya, tp itu juga enak, 500 ribu bisa dijual.. jadi cash lagi deh.. hahahaha..
        lama-lama bisa buka Agen AA kayaknya Kak x)))

  3. Uwwwoooowww enaknyaaa dapet voucher delay duiiiitt.. Huhuhuhu saya juga bakalan norak deh klo dapetnya duit, lbh gede jumlahnya drdp biaya tiket yg kita keluarin. :))

      1. Hahaha ya gmn ga norak cobak? Kita bayar 100rb e dpt duit 300rb, per org malahan. Sama aja kyk jalan2 dikasih akomodasi gratis πŸ˜€

  4. Waaaah. Asik dong. Btw aku jarang dapat tiket promo krn bisanya pergi peak season mulu. Terus jadi inget di Soetta ngobrol sama 2 orang ibu2 tujuan Makassar. Mereka berdua ketinggalan pesawat karena……………………………….. keasyikan ngobrol jadi gak dengar pengumuman wkwkwkwww oh dunia. Makasih ya sdh berkunjung ke blogku

    1. iya sih mbak, apalagi kl punya suami yang kerja kantoran plus punya anak yg udah sekolah pasti susah dapet timing promo sama libur.. x)
      btw aku baru denger sampe ada yang sebegitu asiknya ngobrol sampe lupa naik pesawat huahahaha, kebayang deh itu ibu 2 paniknya kayak apa =))))

      makasih juga udah mampir mbak lusi πŸ™‚

    2. iya sih mbak, apalagi kl punya suami yang kerja kantoran plus punya anak yg udah sekolah pasti susah dapet timing promo sama libur.. x)
      btw aku baru denger sampe ada yang sebegitu asiknya ngobrol sampe lupa naik pesawat huahahaha, kebayang deh itu ibu 2 paniknya kayak apa =))))

      makasih juga udah mampir mbak lusi πŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s