curhatsampah · hot issue · pikiran2saya · private life · superhotcurhat

Excuse Me, Where is Your… Manner?

Banyak orang aneh di kontak BBM saya. Ini disebabkan oleh kebodohan saya sebenarnya, karena tujuan awalnya sangat mulia. Menambah peluang untuk media promosi produk saya, yaitu kemeja pria. hihihi, tapi malah salah sasaran. Walaupun entah sudah berapa ratus orang saya hapus, tetap masih ada saja orang-orang aneh bertengger di Recent Updates.

Eh ya, belakangan banyak yang sinis ya sama BB-user, mungkin orang-orang seperti inilah yang bikin BB semakin malesin. Dan percayalah, saya juga ingin ganti Hp. Hahahaha.

THE ‘HAI LEH KENALAN?”

Entah kenapa saat saya mulai jualan di tahun 2009, keadaan nya tidak serumit ini. Orang-orangnya hampir semua normal. Kalau ada satu atau dua orang yang suka cari ribut sih masih wajar.

Nah, singkat cerita saya mempromosikan Kontak saya lewat twitter, saya tulis dengan jelas “Pengusaha Pakaian | Perlu Partner” Nama dan kontak saya tulis jelas disitu. lalu sekali invite, mungkin ada 80-90 orang dalam 1 jam yang menginvite saya, tapi dari kesemuanya itu yang menanyakan produk saya mungkin hanya ada satu atau dua orang, sisanya?

“Hai, Leh kenalan?”

“Nia anak mana?”

“Kamu kul / ker?”

Dan sebagainya.

Biasanya saya selalu memajang foto produk saya, serta status yang hanya berhubungan dengan produk saya. Kecuali itu hari ulangtahun sahabat saya atau saya baru berkumpul dengan sahabat-sahabat saya lalu saya pajang fotonya. Tidak lebih dari 1 hari. Saya hanya berpikir, orang aneh macam apa yang mau kenalan dengan admin online-shop? Apa mereka tidak terpikir berapa umur orang yang sedang mereka ajak bicara? Rasanya saya yang sudah 23tahun ini sangatlah hina jika menanggapi “hai Leh kenalan”-nya anak SMA. Dan apa mereka tidak sampai terpikir bagaimana kalau yang diajak ngobrol itu sudah menikah? Kalau alasannya ‘Temenan doang kok..’ percayalah, orang yang sudah menikah tidak mau berteman hanya untuk chit-chat garing tanpa tujuan dan tanpa manfaat.

Saya selalu baik kalau menghadapi pertanyaan tentang produk saya meskipun orang itu tidak beli. Yang penting masih berhubungan dengan produk saya atau pertanyaan normal, pasti saya jawab. Tapi untuk berkenalan dengan orang asing yang bisa saja mereka itu psikopat, rasanya saya tidak tertarik.

THE PHONE CALL

BB sering dikeluhkan oleh penggunanya, contohnya pesan yang terlambat masuk padahal dalam keadaaan genting. Untuk mengantisipasi kejadian seperti ini, disebelah Display name saya, saya juga mencantumkan nomor Hp saya supaya buyer saya tidak kesulitan kalau mau konfirmasi transfer.

Tiba-tiba ada telepon

“Halo?”

“Hmm.. Halo..”

“Malem ada yang bisa dibantu?”

“hmm.. Nia lagi apa?”

“Ada apa ya? mau tanya-tanya tentang produk saya atau gimana? Saya punya kemeja cowok. Barangnya ada yang ready stock ada juga yang custom. Kalau custom bisa kasih ukurannya sama saya, nanti saya pandu untuk pengukurannya..”

“eh..oh itu eh barangnya hmmm..bagus?” mulai gelagapan.

“Bagus, jadi mau order atau gimana?”

“Iya, saya ini mau nanya, ini jual apaa gitu, soalnya nggak ada di fotonya..”

“Ada kok, fotonya selalu saya pajang..”

“Oh gitu ya, yaudah kalau gitu..”

Akhirnya telepon ditutup. Saya nggak mau terlihat kasar dengan memaki-maki juga. Saya takutnya ada orang yang dendam karena sakit hati lalu merusak reputasi dagangan kita. Who knows? πŸ˜€

Beberapa hari kemudian ada telepon lagi, dia juga saya tanya mau order barang atau gimana, saya beri penjelasan dan dia bilang “Nggak, cuma mau kenalan aja..”

“Ooh, maaf ya, saya cuma terima telepon untuk pemesanan barang atau pertanyaan tentang produk saya,”

Setelah itu dia gelagapan, salting, minta maaf lalu tutup telepon

Nggak semua nomor telepon yang kamu lihat itu bisa sembarangan kamu telepon. Saya curiga sama orang-orang seperti ini. Jangan-jangan nomor telepon sedot WC yang dia lihat di jalan juga dia telepon untuk diajak kenalan. jangan murahan begitu ah πŸ™‚

THE TEXT MESSAGE

Capture15_59_4

Capture15_59_17

THE PERVERT

Di dunia internet seperti sekarang ini, semua orang bisa menjadi apapun, bisa menjadi siapapun. Tapi jujur saya baru melihat orang cabul begini yang berani di bbm. Entah sakit jiwa, entah memang tidak punya kehidupan. Awalnya saya tidak menanggapi isi BBM ini, kalau saya maki-maki nanti dia bilang “Maaf dibajak..” Tapi dia mengirimkan pesan ini kepada saya, maka saya yakin, dia memang orang gila. Awalnya saya ingin memaki, namun kembali ke-takut dia mendendam, maka saya jawab singkat tanpa makian, niatnya ingin bikin sakit hati, tapi ternyata sindiran tidak mempan untuk orang cabul dan gila seperti ini.

hati-hati kalau ada yang invite dengan pin diatas..
hati-hati kalau ada yang invite dengan pin diatas.. 

Capture12_42_9

Capture12_36_9

Capture12_42_18

Capture12_42_36

 

Dan tahu tidak, dengan kata-kata se-kasar itu, dia menjawab : “Hahaha, bisa aja deh kamu, mana liat pahamu dong sayang..”

setelah saya memastikan dia tahu saya membaca pesannya, saya hapus pin nya dia, sebetulnya saya punya rencana jahat untuk mempublish pin nya dia. Tujuan nya mulia, dia bisa saling berkenalan dengan sesama orang cabul dan aneh seperti dia. Nah karena saya punya rencana jahat seperti itu, saya juga takut dia melakukan hal yang sama seperti niatan saya. Hihihi.. So I deleted him.

THE GALAK

Capture15_5_38

 

mudah-mudahan kita bukan orang yang seperti ini ya, sudah ganggu malah marah-marah lagi. Buat saya sih sepertinya kalau jadi seller jangan kasar seperti ini. tegas masih oke, tapi kalau sudah mengumpat sih tidak oke sekali.

 

THE BUTUH TEMEN BANGET

Capture18_20_19

Capture12_27_30

 

 

Agak-agak kasihan sih dengan yang terakhir, apa segitu nggak punya-teman nya? saya bukan orang yang punya teman di setiap sudut kota, tapi saya bersyukur selalu tahu kemana saya harus mengadu ketika sedih, kemana saya harus menceritakan gosip dan kemana saya berkonsultasi untuk masalah agama, tulis-menulis dan maslaah kecantikan. hihihihi

Saya nggak tahu ya di kehidupan nyata, apa mereka orang yang seperti ini juga? Saya khawatir kalau sudah kebiasaan begini, akan terbawa di kehidupan nyata, banyak kok orang-orang yang agresif, bukan hanya tentang flirting, tapi agresif-galak.

Kakak saya pernah sedang tawar menawar dengan pembeli yang usia nya masih cukup muda, ketika dia tidak setuju dengan harga yang di berikan jawabannya : “Segitu mahal bego!”

BEGO! buat saya sih kata itu sudah merupakan hinaan, jangankan untuk orang asing, untuk adik saya yang usia nya sudah 20 tahun saja saya tidak berani mengatakan itu. Kasihan sih sebetulnya anak-anak jaman sekarang yang tidak tahu bagaimana cara bicara dengan orang asing, orang yang lebih tua.. Dan mereka sangat berani di Media sosial, karena tidak bertatap muka langsung pastinya.

Sebetulnya percakapan di BBM atau media sosial apapun dengan percakapan langsung sama saja. Sama-sama melibatkan manusia nyata yang punya perasaan. Kecuali kamu doyan ngobrol dengan Simi.Bedanya yang satu bertatap muka langsung yang satu melalui media tanpa tatap muka. Selebihnya ya sama saja, kalau kita salah bicara orang bisa saja tersinggung. Tapi ada yang langsung bereaksi, ada juga yang punya rencana jahat dalam hatinya dan siap membalaskan dendam *seperti saya..hahahahaha*

Di kehidupan nyata, kamu tidak mungkin kan, tiba-tiba ber-“hai leh kenalan” pada orang yang kamu temui di Mall?
Terus banyak sekali kejadian ada orang yang bertanya kepada saya, kemudian saya jawab, lalu dia tidak menanggapi lagi apa yang saya katakan. Mengetik sebuah kalimat “terimakasih” atau “Ok” sama melelahkannya kok dengan mengetik pertanyaan yang diberikan untuk saya.

Saya agak pesimis bisa melihat orang punya attitude lagi di media sosial atau di “dunia maya”. Yah saya berharap sih semoga orang-orang seperti yang saya tulis diatas semakin berkurang, karena saya yakin kasus-kasus penculikan dari facebook atau bbm awalnya dari hal-hal remeh temeh begini.

Dan untuk perempuan, jangan terlalu menanggapi orang asing yang mengajak kalian kenalan. Temannya-teman saja masih bisaberbuat jahat, apalagi orang asing yang betul-betul tidak kalian ketahui asal-usulnya.

Dan untuk para lelaki dimanapun, Jangan terlalu murahan begitu. Apalagi kalau kamu ‘biasa’ saja, orang bukanya simpati, kamu malah hanya akan menjadi lelucon dan celaan bagi orang-orang.

Please, be wise πŸ™‚

 

Advertisements

19 thoughts on “Excuse Me, Where is Your… Manner?

  1. dunia maya adalah dunia alternatif. masih baru. sepertinya anak2 (yes, anak2) masih berpikir bahwa dunia itu miliknya sendiri. bukan hanya berinteraksi kayak gini ya. juga di twitter, facebook. mereka kayak nganggep diri raja dan yang lain itu rakyat jelata.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s