Cullinary · curhatsampah · pikiran2saya · private life · superhotcurhat · TIPS

Raw Food Challenge

Sebetulnya ini bukan event yang diadakan siapa-siapa, tapi ini tantangan untuk saya sendiri supaya saya lebih terkontrol. Ini dilatar belakangi oleh sebuah foto yang dikirimkan oleh Ndoro Putri lewat BBM. Foto saya hampir dua tahun yang lalu. Saat saya berhasil menjalankan sebuah diet ketat dari Dr. Wilbert, pernah saya post disini. Kalau mau lihat testimonial saya tentang Dr. Wilbert silahkan dicek postingan saya Bulan Februari 2011-April 2011.

Saat itu programnya benar-benar ketat. Makan hanya boleh dua kali dalam satu hari selama 15 menit, lewat dari itu tidak boleh makan apa-apa. Dan karena saat itu saya memilih program cepat (langsing) ada pantangannya. Tidak boleh makan daging (ayam, sapi, ikan) , minyak, gula. Saat itu rasanya seperti dipaksa putus oleh orangtua dengan kekasih yang sudah berpacaran selama 21 tahun.

Tapi hasilnya betul-betul nyata. Tiap minggu saya bisa menurunkan 2-3 kilogram. Dan sampai kapan bisa bertahan? Ternyata hanya beberapa bulan saja, karena pada akhirnya saya kembali kepada pelukan kekasih hati yang sudah saya pacari selama 21 tahun. Saya ingat betul diet ketat itu sia-sia karena beberapa bulan kemudian saat fitting baju sewaan untuk pernikahan saya. Ada sebuah drama yang menakutkan. Tidak satupun kebaya itu muat.

Saya berharap dilahirkan sebagai orang yang makan apa saja sebanyak apapun tidak pernah bisa gendut. Tapi ternyata saya dilahirkan menjadi seorang yang tidak banyak makan saja bisa gendut. Maka disinilah saya merasa harus merubah gaya hidup saya. Paling tidak untuk beberapa bulan ini. *ihik*

Saya memfollow Sophie Navita di Twitter. Dia selalu mentwit tentang #rawfood. Menarik sih untuk saya, apalagi saya bisa melihat hasilnya dengan jelas. Penampilannya kini terlihat lebih muda, segar dan kulitnya bagus sekali. Saya tertarik tapi saya tidak siap.

Akhirnya kemarin saat Ndoro Putri mengirimkan foto masa keemasan saya, akhirnya dengan putus asa, saya mau deh mencoba program rawfood ini. Lagipula saya kan orang sunda, seharusnya sih jadi lebih mudah karena lalapan mentah adalah favorit saya. Semoga saja ini mudah juga ketika saya keluar rumah dan melihat semua Mang-mang jajanan berderet di sepanjang jalan.

Saat saya memposting ini, saya sudah berhasil sarapan (hanya) dengan Jus tanpa gula pastinya dan karedok leunca, tanpa gula juga serta sepotong Tahu rebus. Saya suka sekali Tahu mentah yang masih hangat di pagi hari, tapi memakannya dalam keadaan mentah dan harus bersama nasi ini jadi tantangan untuk saya. Tapi 2 menu makan saya hari ini yaaa tidak terlalu buruk.

Meskipun saya tidak bisa makan kaca mede goreng yang ada 2 toples dan masakan Mama saya. Saya harap perubahan gaya hidup saya ini akan berhasil.

Kalian akan jadi saksi berapa lama kah saya akan bertahan, dan saya pasti akan posting kalau saya gagal. ihihihik.

Mudah-mudahan sih tidak gagal.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s