BALI · Cullinary · Jajanan Kaki LIma · My Vacation · TIPS

Bali For Beginner (5) : Soto Ceker Barokah, Kuta

Selama di Bali saya tidak menjadwalkan secara khusus Wisata Kuliner. Selain karena keluarga saya tidak terlalu tertarik berwisata kuliner, kami juga harus menekan budget untuk tinggal selama 8 hari di Bali.

Saya tidak tahu foto yang saya copy ini diambil tahun berapa, tapi Juni kemarin namanya Soto Barokah loh :))

Sebetulnya kalau punya uang banyak atau passion kalian memang di wisata kuliner, Bali adalah salah satu surga kuliner di Indonesia. Mulai dari makanan tradisional sampai makanan Internasional dengan cita rasa yang otentik tersedia disini. Tapi untuk masalah harga, bagi saya disini sih masih relatif mahal Apalagi saya tinggal di Bandung yang segalanya bisa dibilang cukup murah.

Ada tempat duduk juga di luar, karena selalu penuh

Tapi selama saya berlibur di Bali kemarin, saya menemukan salah satu makanan yang nendang sekali. Rasanya pas di lidah saya, dan harganya murah pastinya.

Oh ya, untuk kategori makanan ini saya tidak sempat foto-foto, termasuk memfoto makanan dan tempatnya, tapi untungnya setelah googling saya menemukan foto-foto terutama foto tempatnya. Dan setelah saya baca blog-blog dan website makananan memang Soto ceker ini recommended. 

Sepulang dari perjalanan Tanah Lot-Bedugul dan Sangeh, kami lapar berat. Dengan tenaga dan mood yang tersisa kami mencari makanan, apa saja yang penting kejadian di Tanah Lot tidak terjadi lagi.

Suasana di Dalam

Kami hanya mengikuti jalur sampai akhirnya kami sampai di Jalan Raya Kuta. Disana banyak makanan kaki lima, Disitu ada Nasi Pedas Bu Anik yang terkenal juga, tapi kami capek juga sih makan nasi pedas terus, akhirnya kami berjalan lagi.

DI seberang saya melihat ada Soto Ceker. Ada beberapa rumah makan disana, Pilihan saya jatuh kepada Soto Ceker Barokah. Kami semua masuk kesitu. Dan syukurlah kami tidak salah pilih tempat.

Soto Ceker ini sebenarnya mirip-mirip dengan Soto Ayam Madura, atau Soto Sulung. Dengan kuah bening berwarna kuning dan diberi campuran kol mentah + soun. Ada ayam nya juga sih tapi sedikit sekali karena sajian utama nya ceker.

Kuahnya sedikit lebih kental kalau dibandingkan dengan Soto Ayam Madura, mungkin efek dari ceker ayam yang direbus dalam waktu yang lama. rasanya juga gurih dan pas.

Cita rasa yang

Soto Ceker Barokah

jawa sekali. Kalau sudah biasa makan soto ayam tidak akan asing makan soto ceker ini, karena memang rasanya hampir sama sih. Yang paling saya sukai adalah Ceker nya yang sudah lembut sekali dan dagingnya sudah hampir lepas-lepas dari tulangnya. Bahkan tulang-tulangnya pun sudah lunak. Kalau saya sih biasa memakan ceker ayam sampai jemarinya habis dan saya kunyah kemudian saya telan habis.

Soto Ceker Barokah

Saya makan disini dua kali. Saya merekomendasikan tempat makan ini, karena makanannya fresh dan tempatnya cukup bersih. Selain rasanya enak, harganya juga tidak ngajak miskin.

Harga satu porsi soto ceker 10.000 rupiah sudah termasuk nasi. Bisa juga tambah ayam dan telur. Tapi saya tidak pakai tambahan itu karena porsinya sudah terlalu banyak dan yang saya suka justru cekernya.

Selamat menjajal makanan di Bali. Semoga kalau saya kesana lagi tanpa keluarga saya bisa mencoba setiap kaki lima dan restoran disana. 😉

sumber : 

http://www.foodspotting.com/places/413916-soto-ceker-barokah-jaya-denpasar
http://wisatakuliner.com/kuliner/tempat-makan/item/soto-ceker-kuta.html

Advertisements

4 thoughts on “Bali For Beginner (5) : Soto Ceker Barokah, Kuta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s