curhatsampah · pikiran2saya

If Vendor X Has No Problem With Attitude

Belakangan ini saya lagi rajin-rajinnya mencari supplier yang barangnya bisa saya jual lagi. Saya tertarik sekali sih kalau sistemnya dropshipping. Hanya saja  karena sekarang saya tidak ada modal sama sekali saya menghindari kemungkinan-kemungkinan terburuk seperti misalnya tertipu. Jadi saya sedang mencari supplier yang lokasinya di Bandung juga supaya barangnya bisa saya ambil langsung. Dan itu susah men!

Setelah lama sekali browsing saya menemukan sebuah lapak yang lama tidak saya kunjungi. Lapak ini adalah lapak sebuah vendor yang sangat terkenal di forum jual-beli terbesar di Indonesia. Sebut saja Vendor X. Oh ya, selain jadi vendor, dia juga seller dengan harga miring edan-edannan. Saya dulu menjual barang yang sama dengan dia dan saya akan bilang kalau si vendor X ini sudah sangat merusak harga pasaran. Barangnya memang bagus sekali sih, pengerjaannya rapi dan detail (barang yang dia jual adalah produk replika).

Kemudian lewat fasilitas search dengan kata kunci vendor X saya malah menemukan surat terbuka untuk si vendor X, padahal niatnya hanya mau mencari barang apa yang dia jual, siapa tau saya bisa ambil satuan.\

Oh ya, Isi surat terbuka itu adalah tentang kekecewaan seorang pembeli dan memnta kejelasan barang pre order yang dia pesan, katanya sih sudah hampir 3 bulan masih belum selesai-selesai juga. Itu mah biasa. Tapi disitu si buyer sudah menjelaskan kalau semua masalahnya sudah clear, dia memberikan nila 5 untuk masalah komunikasi, 5 untuk respon dan 8 untuk hasil. Ya, meski pelayanannya selalu mengecewakan, hasilnya selalu bagus.

Bukan maksudnya curcol, tapi saya pernah order beberapa kali kepada si vendor X ini. Orderan pertama dari 1 bulan waktu yang dijanjikan selesainya 3 bulan. Pembeli saya mengamuk, dan saya pusing. Barang ke dua, yah seperti biasa, 4 bulan baru selesai. Dan barang ketiga yang terakhir yang membuat kami kapok. Setelah lebih dari 6 bulan akhirnya dia bilang “yaudah dikembaliin aja uangnya..” Nyebelin banget nggak sih.. Grrrrr..

Btw saya disini tidak untuk menjelek-jelekan siapapun, namanya saja saya samarkan, dan kalau kamu mau mencari sendiri silahkan saja, kamu akan melihat kalau saya tidak berbohong sama sekali. Tsahhhh

Jadi dia ini memang punya kebiasaan, kalau punya trit jarang sekali di update, sekalinya muncul di trit, dia tidak pernah menjawab pertanyaan buyernya. Selain itu jangan harap respon cepat dari sms, kalau beruntung dia akan membalas kamu, kalau tidak maka silahkan coba lagi tahun depan. Kalau sekarang dia pakai blackberry, di statusnya dia pasang “lagi packing barang banyak banget! tinggalkan pesan nanti kita balas..”

Oke untuk alasan packing saya pikir sih agak ngarang ya, karena saya yakin dia omsetnya puluhan juta, dengan sekali produksi 1 item bisa lebih dari 100pcs, masa sih tidak ada divisi khusus untuk packing (doang) Masa customer service harus ikut packing juga. heheheh.. Yang saya tahu sih dia pasti sibuk. Oh ya, saya kemarin menanyakan salah satu item yang tadinya mau saya jual lagi, ada tanda “R” artinya dia sudah membacanya tapi tidak membalas barang ya atau tidak.  Akhirnya mengingat kejadian-kejadian sebelumnya dan saya juga sudah menunggu lebih dari 1 jam setelah ada tanda R, akhirnya saya menghapus kontak dia. Yah rasa-rasanya menyimpan kontak dia juga tidak ada gunanya, toh nanti kalau saya memang perlu bisa add lagi. hahahahha…

Enihooooo, Dia sudah jualan sejak tahun 2007 atau 2006 gitu. Dia menjadi salah satu vendor dengan hasil produksi terbaik. Saya sih yakin omsetnya sekarang pasti meningkat jauh, tapi kok saya melihatnya dia kok begitu-begitu saja ya. Yah kalau saya jadi dia punya hasil produksi sebagus itu, saya akan mulai membuat brand sendiri juga disamping produk-produk replika. Dan yang jelas kalau orderan saya sudah sebanyak itu dan sampai ada buyer saya yang lama saya respon, itu artinya saya harus memperbaiki sistem kerja saya. Tapi ini sejak tahun 2007 sampai sekarang, selain google spreadsheet dan blackberry tidak ada yang berubah. hohohoho.

Ada satu hal juga yang saya sadari, yang terpenting dari menjadi seorang penjual adalah attitude. No offense ya, bagi saya sih si vendor X ini tidak mewakili sosok pengusaha-pengusaha muda masa kini, sangat kolot. Entah dia tidak pernah membaca buku atau bagaimana, yang jelas yah itulah vendor X.

Kalau saja dia menjawab semua pertanyaan buyer, atau kalau dia merasa sms atau bbm itu mengganggu, dia bisa menyuruh para buyer nya untuk HANYA mengirimkan pertanyaan via email. Dia tidak menerima order via sms atau bbm karena katanya datanya nanti tercampur, order hanya lewat form yang disediakan (ini bagus sekali) tapi saya bertanya via sms dan bbm tidak dia balas. Gendok sih sebenarnya, tapi yasudahlah, saya tahu kok dia pasti sibuk, saya hanya menyayangkan saja kenapa penjual sekelas dia, tidak punya customer service yang tugasnya hanya menjawab pertanyaan saja. Dari pertanyaan-pertanyaan itu kan orang akan tertarik membeli. Memang sih dari 10 penanya mungkin hanya 1, kalau buat saya sejak dulu, itu sudah lumayan sekali. Karena dia banyak reseller mungkin dia sudah tidak butuh pembeli satuan. Kalau memang dia tidak menerima pembeli satuan tu juga harus ditegaskan sih, kasihan orang-orang yang mau beli satuan seperti saya yang mau nanya-nanya dulu hahahahha.

Begini, karena waktu dia sangat sempit sementara orderan dan pekerjaan dia banyak sekali, mungkin pertanyaan saya yang hanya menanyakan ada/tidaknya barang cukup membuang waktu, dan tidak mendidik pembeli juga. Nah kalau begitu seharusnya sih dia mengarahkan saya saja kepada salah satu trit atau halaman facebook atau website dia atau apalah yang menampilkan barang-barang ready stocknya dia beserta size nya. Jadi jika ada yang bertanya mengenai barang dia tinggal bilang “langsung ke (link) aja..” Masalah selesai.. hahahahaha.

Semua yang saya tulis disana IMHO aja loh, mungkin si vendor X ini fokusnya memang bukan kepada selling, tapi cuma memproduksi, tapi dengan segitu banyaknya pembeli satuan, kasihan juga kalau terbengkalai. Oh ya, yang harus di garis bawahi adalah Hasil produksinya itu bagus dan rapi.

Karena alasan harga dan hasil yang bagus dan rapi itu banyak pembeli yang mau-mau saja tuh menunggu lama dan tidak ditanggapi oleh vendor X. dan mungkin keadaan ini, membuat vendor X ini juga merassa secure karena tidak adanya saingan. Jadi karena dia memberikan harga miring dengan kwalitas bisa dibiang 1 tingkat diatas rata-rata, jelas dia pasti akan pernah sepi pembeli. Hmmm.. I’m not judging, tapi kalau menurut pandangan saya sih, kalau dia begini terus yah dia bakal jalan di tempat.

Tapi tidak apa-apa kok, ada yang saya syukuri dari kinerja si vendor X ini. Karena dia tidak acuh, mengabaikan pembeli, tidak menanggapi pertanyaan pembeli di trit, sms ataupun email dan ym.. Itu membuka peluang bagi penjual-penjual kecil seperti saya ini. Coba bayangkan bagaimana kalau semua yang saya tulis diatas itu dia lakukan?! Dengan hasil produksi yang bagus dan rapi, harga miring dan dia punya attitude mungkin saya sudah habis, dan semua pembeli di forum jual-beli terbesar di Indonesia itu sudah lari semua sama vendor X. hahahahhaha..

Atau jangan-jangan dia sengaja pura-pura tidak punya attitude supaya pada akhirnya dia memberikan kesempatan kepada pedagang kecil? LOL kalau sampai seperti itu dia baik sekali! Tapi yang jelas keberadaan vendor X beserta attitude nya ini menyadarkan saya, bahwa Tuhan maha adil πŸ™‚

– nya May 17th 2012 –

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s