curhatsampah

Just an Ordinary Afternoon

Kaget rasanya ketika saya mendapati saya telah mendapatkan 11 misscall di Hp saya. Akhirnya saya menyerah dan mengangkat telepon ke sebelas itu. Ketika saya mengatakan “Hallo” tiba-tiba telepon terputus karena Handphone saya ternyata sudah sakaratul maut sejak siang tadi.

Lalu karena paranoid mendapatkan miscall sebanyak itu saya berpikir bahwa itu adalah telepon penting, kalau ternyata telepon itu ternyata dari teman saya yang mau diperkosa kan saya akan merasa sangat bersalah seumur hidup. Jadi saya mengambil inisiatif untuk mengirimkan dia sms duluan

Saya mengirimkan sms yang bunyinya :

Sori, ini siapa ya? Tadi Hp saya lowbatt soalnya, kalau ada perlu bisa sms dulu

Lalu datang 2 balasan dari si 11 Miscall ini :

Kok ga diangkat-angkat? terus di reject? Saya mau tanya ttg pesanan saya, kok blm sampe2? Udh di transfer dari awal Januari. Gimana Nih kok customernya diginiin?

Ini dengan Al** Ha***hah Saya pesan Hoodie Assasins Creed yg putih 3XL sudah transfer 200rb Lunas dan ongkir + penambahan ukuran. Knp belum sampai2?

Di sms inisaya bingung. Memang sih saya membuka sebuah Pre Order untuk item Assasins Creed Hoodie, tapi saya belum menerima sepeserpun dari lapak ini karena belum ada sesi transfer. maka saya harus menjelaskan kepada si 11 Misscall ini

Tadi sy abis solat terus Lowbet gan hp nya πŸ™‚
Silahkan kalau mau tlp lagi. Tapi apa gak salah lapak ya? seinget saya pembeli saya belum ada yang transfer satupun πŸ™‚
Bisa dicek ke pembeli saya satu persatu sy belum ngadain sesi transfer πŸ™‚
Terus itu wkt itu transfer nya ke rekening mana ya? Soalnya emang saya belum ngadain sesi transfer sih, πŸ™‚
Masalahnya yg bikin hoodie assassin creed banyak bgt di kaskus πŸ™‚  Tp bisa direcheck lagi kok, kalau emang udh transfer ke kita, transfernya kemana dan sama siapa bisa langsung di konfirmasi πŸ™‚

lalu saya mengirimkan sms berikutnya

Oh iya, FYI.. Bisa dicek lagi di lapak saya, saya bikin lapaknya tanggal 10 januari 2012, jadi nggak mungkin kalau ada buyer yg transfer awal januari sementara lapaknya sendiri baru dibikin tanggal 10

Lalu datanglah balasan darinya

Ke BCA a/n Arie Cakra bener kan

Saya lega juga, ternyata dia salah lapak. Kalau bener-bener dia transfer ke rekening kami, bisa-bisa berabe

Bukan, dari awal jualan 2008 kita cuma pake rekening atas nama ARIANTI

Akhirnya karena gemas sudah di terror orang dari antah berantah yang bahkan bukan buyer saya (FYI, saya selalu berusaha bersikap baik kepada buyer saya dan saya selalu mengalah walaupun saya tidak sepenuhnya salah..hohoho) JAdi dimarahi orang yang bahkan bukan pelanggan saya yang tidak punya masalah dengan produk sayagendok juga rasanya. Maka saya berbaik hati memberikan saran kepadanya

Saya sarankan bro kalau beli di FJB kaskus, link kaskus di bookmark dulu πŸ™‚
Karena ada puluhan seller yang jual barang yang sama dengan foto yang sama,
Biar bro juga ga marah2 duluan sebelum kroscek apa seller yang bro hubungi udh benar apa belum πŸ™‚
Saya mohon jangan marah2 lagi sama saya ya bro πŸ™‚
dan jangan bilang hal yg nggak2 ttg cara sy memperlakukan pelanggan saya kayak tadi, karena sy selalu kooperatif dan komunikatif kecuali sy lagi solat kayak tadi sy gbs angkat tlp πŸ™‚
Makasih atas pengertiannya, kalau sekiranya ada yg mau ditanyakan lagi, kita selalu open. Makasih:)

Saya mengatakan itu selain menyarankan hal baik untuk masa depannya, saya juga ingin memberitahu dia kalau mau marah-marah harus tepat sasaran. Dan setelah saya kirimi sms tentang nomor rekening dia tidak membalas lagi, bahkan setelah saya kirimi sms terakhir. Saya sedikit kecewa juga sih sebenarnya dengan orang ini, dia membalas sms secepat gundala ketika menyalahkan saya, tapi ketika dia sudah menyadari kalau dia salah dia bahkan tidak meminta maaf. Padahal bisa dibaca kan dari sms-sms sebelumnya saya bukan tipe orang yang suka ngajak ribut. Yah mungkin juga dia kesal dengan sms terakhir saya. Yaahh whatever, yang penting saya tidak bermasalah πŸ™‚

Gendok memang kalau tiba-tiba dimarahi orang, but I’m okay with that.. Semua orang yang sering membaca keluhan saya tentang buyer saya akan bilang “resiko pedagang lah..” atau “pembeli kan raja.. pembeli Nomor 1” Saya juga sepenuhnya setuju. Dan saya selalu berusaha bersikap baik terhadap mereka kok, saya tidak pernah bermasalah dengan mereka, kalaupun ada masalah saya selalu membicarakannya baik-baik, dan setelahnya mereka selalu bilang “terimakasih” dan “maaf..” I’m just a Human, They just a Human too.. Kalau saya mengeluhkan tentang kejadian ajaib atau fakta-fakta yang terjadi ketika saya berjualan kenapa orang-orang harus sinis? Keluhan-keluhan ini sama saja dengan keluhan-keluhan kamu tentang orangtua kamu, teman-teman kamu atau guru dan dosen kamu I can deal with them.

Yang penting kan saya tidak menyakiti mereka, karena saya tahu mereka adalah Raja dan Nomor 1 πŸ˜‰

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s