curhatsampah · hot issue

Penipuan di @OnlineShopFair Bandung, 2012

Jadi ceritanya minggu lalu Ndoro putri menggembar gemborkan bahwa dia mau mengikuti event Online Shop Fair 2012 yang diselenggarakan oleh sebuah EO yang bernama Akses Buat Eksis. Acaranya diadakan di Braga City Walk, konon katanya ini adalah event online shop pertama dan terbesar se-Indonesia. WOW

I was just soooo excited. Ndoro Putri punya merk clothing online terbaru, namanya zequins dan dia juga sangat excited juga. Dan tibalah kami pada hari sabtu, saat saya pulang ke rumah, semua barang sudah dia bereskan, semua pakaian yang akan dijual di Online Shop fair inisudah dia packing, hanger, x banner, kantong kresek yang baru selesai disablon, kartu nama, bon pembelian, cap, manekin dan ratusan baju bahkan semua dokumen sudah dia siapkan supaya kami semua bisa loading barang pukul 5 pagi. – disini kami sangat bersyukur karena kami tidak jadi loading barang dini hari meskipun sudah diijinkan loading barang sejak pukul 10 malam saat mall sudah tutup-

Saya tidur dengan lelap dan Ndoro membangunkan saya pukul 4.30 pagi di hari Minggunya dia menelepon saya dan menyuruh saya bangun. Karena masih sangat ngantuk, saya berniat tidur sedikiiiit lagi. Dan saya kebablasan, saya bangun pukul 5.30. Sempat kaget sekali apa dia marah karena saya terlambat? kenapa dia tidak membangunkan saya lagi? maka saya turun ke bawah dan si Kim Kardashian wannabe ini sedang repot sekali, dia mengemasi barang-barang pribadi nya dengan terburu-buru

“Acaranya Dibatalin” Kata Ndoro Putri, saya pikir dia bercanda

“Hah? kunaon?” Tanya saya

“Diundur sampai tanggal 12, tadi dapet BM sama email dari panitianya. sekarang aku mau kesana sama Ndoro Besar..”

“wah? serius?” saya masih tak percaya

“Iya bener, makanya sekarang mau ngecek ke Braga apa acaranya bener-bener ada atau ngga..”

Kemudian akhirnya dia pergi dengan Ndoro besar ke Braga untuk mengecek apa sebenarnya event ini benar-benar ada atau tidak. Beberapa jam kemudian mereka sudah kembali lagi dengan membawa berita yang absurd.

“kalau kata Sekuriti nya sih emang ada acara kata sekuriti nya juga bilang ’emang disini sih ada acara, saya juga dikasih tau kalau hari ini bakalan ada Online Shop Fair, makanya pas jam 10 saya nunggu-nunggu takutnya ada yang loading barang, tapi sampe jam 1 belum ada, saya tunggu lagi sampe jam 3 masih belum ada.. Ah ya udah saya biarin aja’ ” jelas Ndoro Putri

Berarti acaranya ini memang ada, paling tidak si panitia telah membooking tempat di Braga. Dan rencana nya siang hari ada konferensi pers dari pihak panitia karena di email nya isinya begini :

Dengan hormat
Sehubungan dengan diadakannya Online Shop Fair 2012 di Braga City Walk Bandung tanggal 15 Januari 2012, kami atas nama panitia Online Shop Fair 2012, memberitahukan bahwa acara Online Shop Fair 2012 yang semestinya berlangsung pada hari ini tanggal 15 Januari 2012, harus mengalami pengunduran acara menjadi tanggal 12 Februari 2012 dikarenakan kesalahpahaman intern pada pihak panitia.
Kepada seluruh pihak Sponsor, Peserta, Talent, Cosplay dan seluruh pihak yang telah bekerja sama dan mendukung acara ini, kami memohon maaf yang sebesar besarnya atas pengunduran jadwal acara ini dan atas kerugian semua pihak yang ditimbulkan karena pengunduran jadwal acara ini secara sepihak oleh pihak panitia.
Dengan ini, kami mengundang semua pihak yang bekerja sama dengan acara Online Shop Fair 2012 untuk menghadiri forum mengenai penjelasan panitia atas pengunduran jadwal acara Online Shop Fair 2012 di area Pameran Braga City Walk tanggal 15 Januari 2012 pada pukul 13.00 WIB.
Demi kelangsungan dan kejelasan acara Online Shop Fair 2012 yang dinantikan oleh semua pihak, kami selaku panitia mengharapkan kehadiran seluruh lapisan pendukung acara Online Shop Fair 2012.

Kemudian Ndoro Putri dan Ndoro besar langsung datang ke Braga siang harinya untuk mendengarkan pembelaan diri dari panitianya. Katanya disana banyak sekali kejanggalan. Panitianya terlihat sangat tidak profesional. Dan untuk event seakbar ini panitia nya itu hanya 8 orang. yang 6 ini cabutan dan yang 2 ini berinisial RM (25) dan CP (22) inilah yang mengurus segalanya. jadi bisa dibilang ini hanya acara mereka berdua yang belakangan diketahui kalau mereka ini suami-istri.

Pada awalnya mereka bilang akan mengundur acara ini sampai tanggal 12 dan ketika ditanya apakah ada kompensasi bagi peserta yang telah dirugikan mereka menjawab pasti ada, tapi mereka tidak mau mengganti sepeserpun uangnya. Perjanjiannya adalah tidak ada pengembalian uang, jika acaranya jadi diadakan bulan februari nanti mereka akan mengganti dengan dua booth, jika tidak jadi maka uang akan dikembalikan.

Kemudian Ndoro Putri geram dan dia bilang dia hanya menginginkan uangnya kembali. Dia tertarik untuk ikut lagi tapi daftarnya ya nanti saja kalau acaranya jadi digelar, dia hanya ingin uangnya kembali itu saja. Sebagian dari mereka pada awalnya setuju dengan tawaran panitia itu namun Ndoro Putri menegaskan, bagaimana bisa orang-orang percaya bahwa mereka akan mengadakan acaranya pada bulan Februari nanti, uang darimana? untuk ganti rugi saja mereka tidak punya duit apalagi untuk mengadakan acara berikutnya?

Perdebatan berikutnya kemudian makin panas, Si ketua Panitia memberikan penjelasannya yang bertele-tele, pertama dia bilang kalau panitia dititipu oleh vendor yang menyediakan alat-alatnya seharga 28juta . ketika mereka mendatangi rumah vendor ternyata rumah vendornya sudah kosong. Niat sekali itu vendor kalaupun menipu sampai mengosongkan rumah begitu, dari sini mulai banyak kejanggalan. Lalu para peserta menanyakan kalaupun memang sudah ada pembayaran kepada pihak vendor apakah ada kuitansi nya? Mereka langsung gelagapan dan memberikan jawaban yang berbelit-belit. Dari penjelasan yang diberikan, katanya mereka membayar Vendor cash sebesar 28 juta, Kebayang tidak sih orang jaman sekarang bawa-bawa uang cash 28 Juta, apa mereka semacam tidak punya rekening bank gitu?

Tidak ada kuitansi, tidak ada kontrak dengan vendor membuat semua peserta jadi semakin yakin kalau ini adalah penipuan. Awalnya dia mengaku kalau dia mendatangi vendornya langsung, namun beberapa saat kemudian ketika diberikan pertanyaan yang mendesak dia bilang dia tidak tahu tempatnya karena dia menunjuk tim untuk menyambangi tempat vendor itu. Lalu peserta menanyakan siapa nama anggota tim nya, dia bilang temannya anggota tim yang tahu. Semua jadi malas di goblok-goblokin begini.

Kemudian banyak terjadi adegan drama saat konpers ini. Mulai dari seseorang yang tiba-tiba menengahi, kemudian ada yang mengaku-ngaku seorang lawyer dan bilang bahwa dia mengerti hukum dan minta si RM ini diampuni saja. dan belakangan terungkap bahwa si lawyer ini adalah kenalan temannya CP. berarti dari awal semuanya sudah dia perisapkan bukan?

Karena perdebatan semakin alot, akhirnya salah satu peserta menelepon polisi, CP dan RM ini akhirnya digiring ke kantor Polisi untuk dimintai keterangan – dan ternyata oh ternyata, mereka tidak punya ijin dari kantor polisi untuk mengadakan acara ini –. Ndoro Putri dan Ndoro besar ikut kesana, sampai di kantor polisi penjelasannya masih berbelit-belit dan berputar-putar di tempat sama, masih di seputar vendor. Dan karena gemas acaranya jadi heboh dan rumit, Bahkan si RM tidak menunjukan itikad baik, katanya pihak Braga City Walk juga mau menuntut RM karena dianggap telah merusak nama Braga City Walk.

Akhirnya Ndoro Putri baru pulang jam 4 pagi dan akhirnya mereka mengakui kalau mereka menipu. Dan di tengah-tengah RM bilang dia merasa ditekan oleh para peserta. Iya dia merasa ditekan dan peserta merasa ditipu. ._.

Jadi ceritanya RM  dan CP ini punya ide brilian untuk mengadakan acara ini, mereka punya sebuah EO yang namanya @aksesbuateksis, nah panitia nya yang lain sih cabutan, mereka diajak bekerja dan dijanjikan gaji. Gila juga kalau dipikir-pikir nekat juga anak-anak ini. Kemudian mereka mengadakan acara ini. semua mereka mulai sampai katanya terkumpullah uang dari hasil pendaftaran booth peserta dan pendaftaran peserta cosplay. Intinya uang mereka kurang. Entah sebelumnya dipakai terlebih dahulu atau memang sudah kurang. Mereka membooking tempat acara (Braga City Walk) di Hari Jum’at dan acaranya itu diadakan HARI MINGGU. gila ga sih booking tempat 2 hari sebelum Hari H, ini panitianya emang sarap.

Dan akhirnya uangnya kurang dan mereka tidak bisa mengadakan acara ini. Coba kalian bayangkan bagaimana bisa mereka mengundur acara ke tanggal 12 februari sementara mereka sudah tidak punya uang sepeserpun. Yang dicurigai sih mereka berniat mengundur acara ini kemudian mereka tidak punya uang dan mereka bisa kabur betulan.dan ketika salah satu peserta minta kompensasi berapapun dari RM dia tidak mau dia bilang saldo di rekeningnya benar-benar O

Ketika ditanya kapan EO ini dibetuk? jawabannya berubah-ubah, katanya 3 bulan, lalu 6 bulan, balik lagi 3 bulan. Oh ya, di Tata tertib dan Informasi yang dikirimkan via email ada kop surat Akses Buat Eksis, disitu alamatnya tertulis di JL. Permai 35 No. 24 Margahayu Permai, setelah dicek ternyata rumahnya kosong. Katanya itu rumah neneknya RM dan sekarang kosong. Apalagi donk kalau bukan penipuan?

Entahlah saya hanya melihat dua insan ini sangatlah bodoh, seharusnya mereka kabur langsung tidak perlu konpers segala. Apalagi kalau ujung-ujungnya mereka mau kabur juga.

Kasihan sih peserta, karena yang datang bukan cuma orang Bandung saja. Ada dari Jakarta, Lampung, Purwokerto segala. Bahkan salah satu peserta sudah menginap di salah satu hotel ternama, stock nya banyak sekali dan membawa LCD supaya display booth nya bagus. Yang paling kasihan adalah penjual makanan terutama makanan seperti klapertaart yang tidak bisa ditaro sampe besok, itu sih sudah pasti rugi nya banyak sekali. Bahkan Ketika dialog berlangsung NdoroPutri sampai bilang begini : “Kan ini ada yang jual kripik pedes ya, kita beli aja patungan yang disini sampe 300ribu terus  kita suruh si CP yang makan” . Iyalah kasihan banget sama yang jual makanan, modal mereka bisa benar-benar habis.

Mungkin untuk masalah Booth bukan masalah besar karena booth nya itu harganya berkisar antara 300ribu sampai 1,2 jutaan. Kerugian yang lebih besar yang dialami oleh para peserta adalah pada modal stock mereka dan tektek bengek pelengkap display. Itu jumlahnya tidak sedikit loh. Istilahnya kalau hanya booth sih bisa ketutup dengan menjual beberapa barang saja.

Sampai hari ini CP dan RM masih ditahan di Mapolsek Sumur Bandung, entah sampai kapan mereka tinggal disitu, dan akhirnya laporan yang dilakukan oleh peserta bukan berupa laporan kelompok tapi individual, intinya, banyak sekali yang menuntut mereka. Banyak sih diantara para peserta yang sudah pasrah, namun melihat tidak ada itikad baik dan tidak ada keseriusan serta kejelasan dari pihak panitia akhirnya bikin para peserta gemas juga.

Ndoro Putri sih bilang kalau dia sebenarnya tidak peduli RM dan CP akan dipenjara atau tidak, yah paling tidak mereka diberi sedikit pelajaran, yah habis gimana donk, jelas-jelas mereka salah dan sudah sangat merugikan banyak peserta.

Yang kita lihat jelas adalah para seller yang sudah booking booth, bagaimana dengan peserta cosplay? kebayang persiapan nya sudah seperti apa dan mereka tidak jadi tampil.

Mudah-mudahan semuanya bisa diproses sebagaimana mestinya, Paling tidak mereka harus mengembalikan uang pendaftaran peserta, Semoga saja semuanya cepat beres dan amarah dari peserta bisa segera reda.

Mungkin ini jadi pelajaran buat semuanya RM, CP dan para peserta. Untuk peserta kita jadi tahu kedepan jika ada acara sejenis ini kita jadi tahu apa saja yang harus kita cek dari sisi kepanitiaan dan kematangan acaranya, mudah-mudahan ini tidak akan terulang lagi untuk Ndoro Putri khususnya dan semua peserta umumnya.

Tetep semangat yaaaaa temen-temen online shop semuaaaaa..

kalau mau liat beritanya ada disini

Kalau mau lihat RM dan CP kalian bisa googling sendiri, karena saya sendiri kasihan sih apalagi kita harus mengacu kepada asas praduga tak bersalah *tsaaahhh~*

 

kunjungi blog JIGLE / zequinsshop di : www.jiglestuff.com

Advertisements

5 thoughts on “Penipuan di @OnlineShopFair Bandung, 2012

  1. Wah,, thanks banget buat reviewnya yang detail. Kmarin sempet hampir ikutan, tapi karena males ke Bandung jadi batal (aku di Jakarta). huhu,, skarang bukan cuma pembeli OS yang harus hati-hati, penjualnya juga 😦

  2. Untuk yang event cosplay nya Alhamdulillah aman terkendali, walaupun gak jadi nampil dan untungnya belum ada satupun yang bayar uang pendaftaran jadi gak ada kerugian materi. Acaranya juga bisa diganti jadi gathering komunitas sama panitia cosplaynya (panitia cosplay ini panitia cabutan yang terpisah dari panitia inti) dan anak-anak komunitas tetep bisa have fun di lokasi.

    Saya jadi bingung & kecewa berat sama RM dan CP, apalagi kalau ternyata ini memang beneran penipuan berencana… Pihak yang gak tau apa-apa jadi kena…
    (salah satu panitia cabutan buat cosplay yang juga seharusnya ikut buka stand disana… T_T)

    1. waaahhh syukurlah kalau gitu.. paling ngga, ngga semua pihak yang dirugikan. meskipun tetep gendok pastinya tapi masih bisa memanfaatkan keadaan yang ada 😉

      kayaknya mereka emang ga berencana untuk nipu, cuma di last minute mereka baru ngeh duit udah ga ada, baru deh mereka bikin pengakuan yang nggak-nggak..

      Yah mudah-mudahan cepet ada kejelasan supaya kita tau apa yang bener-bener terjadi *tsaaahh*

      turut berduka juga yah buat panitia yang jadi peserta juga, bener-bener dehhh merekaaaa ~

      1. Iya, moga2 cepet ada kejelasan sejelas-jelasnya. Berita udah simpang siur kemana-mana soalnya, jadi bingung yang mana yang bener… T_T

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s