curhatsampah

When I’m Getting Married

Jujur saya ngga pernah menyangka bakal sampaipada saat ini. Saat dimana kurang dari sebulan lagi saya akan menikah.. Shock kan?! Sayapun begitu. Meskipun hal ini sudah menjadi wacana sejak satu tahun yang lalu, saya masih tidak percaya sampai pada titik ini, titik dimana ketika gedung sudah dipesan, dekorasi dan make up sudah di persiapkan sampai undangan pun sudah dipesan. Ini masih terlalu mengagetkan bagi saya. Semuanya akan rampung pada tanggal 9 Oktober 2011. persiapan nya hampir 85%. 15% nya hanya kuasa Tuhan yang tinggal menentukan apakah kami – Saya dan pacar saya ini berjodoh..- . Mudah-mudahan kami semua diberikan yang terbaik.

Ini adalah sebuah langkah terbesar yang saya ambil dalam hidup saya. Seperti pernah saya sebutkan sebelumnya, saya adalah seorang pengecut yang tidak pernah berani mengambil resiko. memiliki jalan hidup yang sangat flat. Dan tiba-tiba menikah di umur 21 tahun. Saya pikir jalan hidup saya akan flat, yah bekerja dan bekerja, bersosialisasi dan menikah di usia 24-25an. Ternyata Tuhan punya rencana yang lebih baik untuk saya. Tuhan sudah memberikan kepercayaan kepada saya. Kepercayaan untuk menemani sesosok pria baik hati seumur hidupnya.. *amin*

Pada awalnya saya sedikit sangsi kepada diri saya sendiri, apa saya mampu melewati semua fase ini. Bukanya saya paranoid – errrrr..sedikit sih..- Tapi kemarin-kemarin saya belum siap untuk melewati semua fase ini. fase menikah – yang otomatis jika saya dan suami saya kelak diberikan kepercayaan tentunya saya akan diberikan keturunan. You know, having a kid would be so fun tapi saya takut. Mau bagaimanapun mereka kan harus diberi makan, harus sekolah dan apa saya siap mendidiknya kelak? Kemudia mamah saya meyakinkan saya bahwa ya itulah tugas kami si orangtua, membiayai hidup anak2nya kelak dan mendidiknya. Dan hello, saya dan calon suami saya ini berpenghasilan loh, jadi apa yang kami takutkan? dengan bekerja lebih keras dan lebih kreatif saya yakin kami akan selalu bisa berdiri diatas kaki kami sendiri 🙂 . Lagipula Tuhan mengirimkan seorang anak ke dunia ini sudah beserta Rejeki nya, maka si orangtua hanya tinggal menjemputnya 😀

Ah, this is life.. tidak perlu terlalu mekhawatirkan masa depan. Bukankah masa depan adalah hasil dari apa yang kita jalani saat ini. Jadi marilah kita lakukan yang terbaik saat ini *eaaaaa..

Mudah-mudahan semuanya berjalan dengan lancar. Fajar baru datang tanggal 1 September. itu adalah 9 hari sebelum Hari H nya. pada akhirnya saya hanya bisa pasrah dengan apa yang akan terjadi di resepsi nya. Teman saya bilang “yang paling penting sesudahnya dan selamanya..” jadi daripada hanya fokus kepada resepsi nya saya harus memikirkan yang lain juga. Lagipula saya belum menemukan baju yang pas untuk saya. Kalian tahu kan kalau tempat sewa kebaya sangat diskriminatif terhadapcewek-cewek berbadan normal.

Oiya  tanggal 16 nanti ada resepsi juga di Makassar. I got the ticket to Makassar on October 14th, di tanggal itu juga tahun lalu saya ke Makassar. Saya akan mendapatkan liburan disana. Mamah dan keluarga lainnya pulang di tanggal 19 Oktober 2011 dan saya akan pulang tanggal 24 Oktober.. Horeeeehhhh…

Sekarang tolong doakan perjalanan Fajar lancar ya tanggal 1 nanti dan persiapan acara kamipun lancar.. *amin 🙂

 

♡ N.P ♡

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s