curhatsampah · hot issue · pikiran2saya · superhotcurhat

“?” (tanda tanya) dalam Hati Saya Sendiri…..

“?” Movie trailer..

Saya tidak suka melakukan diskusi. Apalagi tema nya Agama , lintas Agama. Tidak jarang saya merasa ragu dengan apa yang saya jalani. hehehehe memalukan bukan? πŸ˜€
Fajar pernah bilang kepada saya “..ga apa-apa kok kalau kamu ragu. Berarti kamu benar-benar memikirkan hal ini dengan serius..” Apakah kalimat ini tetap berlaku pada kasus diskusi agama ini. Saya akan menanyakan nya nanti πŸ˜€

Karena saya tidak suka tema ini, maka saya hanya akan curhat sedkit saja. πŸ˜€

Kemarin saya baru sempat nonton “?” Film garapan Hanung Bramantyo, yang bagi saya film ini outstanding sekali. Seperti biasa, sebelum menonton film apapun biasanya saya browsing tentang sinopsis , trailer atau review dari orang-orang. Apalagi untuk film yang cukup kontroversial ini – tidak sekontroversial Briptu Norman sih.. – Saya harus cepat-cepat menonton film ini, sebelum film ini benar-benar di haramkan. haram sih tidak masalah asalakan jangan ditarik sebelum saya menonton .. hohohoho πŸ˜€


Saya adalah seorang Muslim. Dan apakah ini bagus atau tidak, saya tidak tersinggung sama sekali ketika menonton film tanda tanya. Saya lebih tersinggung ketika saya dengan tidak sengaja menonton Sinetron di RCTI yang menceritakan tentang donor ginjal. Semudah itu melakukan donor ginjal? nah itu pembodohan namanya.

Ada beberapa blogger yang mengupas tuntas film “?” ini, dia mmaparkan kalau tidak terlalu masuk akal Rika yang diperankan oleh Endhita ini pindah agama dari Islam ke Katholik hanya karena dia kecewa kepada suami nya yang ingin poligami. Bagi saya sendiri hal ini sangatlah mungkin. kekecewaan yang sangat mendalam bisa saja membuat orang bernasib seperti Rika ini. Mungkin conton ini terlalu ekstrim meskipun saya pun pernah dihadapkan kepada perbincangan seperti ini dengan salah seorang sahabat saya. Meskipun bukan dalam konteks poligami. Akarnya tetap dari kekecewaan. Jika di film ini Rika digambarkan terlalu ekstrim dengan pindah agama, saya melihat dengan mata kepala saya sendiri, seseorang yang dulunya sering mengaji, shalat 5 waktu meninggalkan semuanya hanya karena kecewa kepada suaminya yang rajin shalat dan mengaji tapi tidak bertanggung jawab terhadap keluarganya. Dan untuk yang berpikir kejadian ini tidak mungkin. Tidak semua orang memiliki Iman sekuat dirimu dan keluarga sebahagia dirimu, Missy πŸ™‚ . Terdengar pengecut mungkin, namun memang tidak semua orang bisa tahan dengan tekanan itu dan mencari pelarian dengan beralih keyakinan..

I’m not sure about what I’m saying. siapa yang benar siapa yang salah 😦

Mungkin akan terdengar skeptis dan saya mencari-cari alasan untuk mengork kesalahan-kesalahn orang lain. Namun saya jadi mempertanyakan kok yang dibahas nya itu rata-rata cuma Rika, Agus Kuncoro yang entah saya lupa sebagai siapa dan Menuk. lalu apakabar dengan Hendra seorang Kong Hu Cu yang mnjadi muallaf? πŸ˜€ kenapa tidak dibahas?

Saya kadang malu. Para Ulama-ulama dan orang-orang yang sangat mengerti agama ini sering mengeluarkan statement yang kurang enak didengar tanpa memikirkan golongan lainnya. Mereka bisa dengan santainya berdemo, marah dan lain-lain jika ada yang menyinggung mereka. Namun bagaimana ketika pernyataan-pernyataan mereka menyinggung orang lain?

Karena saya tidak gape dengan istilah pluralisme ini sendiri, dan yang saya tahu hanyalah pluralisme adalah sebuah kerangka dimana ada interaksi beberapa kelompok-kelompok yang menunjukkan rasa saling menghormat dan toleransi satu sama lain. Mereka hidup bersama (koeksistensi) serta membuahkan hasil tanpa konflik asimilasi. karna hanya itulah yang saya dapatkan dari wikipedia Maka yang saya tahu hanya itu saja. πŸ˜€

Sejak kelas 1 SD di pelajaran PPKn saya diajarkan tentang toleransi umat beragama, keberagaman suku, agama dan ras di Indonesia. dan menginjak usia 21 tahun ini saya malah merasa sekarang orang-orang riweuh mengurusi hal-hal seperti ini. Di mata saya yang awam ini, saya hanya menginginkan kedamaian. Caranya? dengan tidak mem-blow up masalah-masalah seperti ini dan semua orang mengurusi urusan nya masing-masing. Mungkin ceritanya akan lain jika semua orang memiliki pekerjaan dan penghasilan tetap. Sehingga para oknum ormas-ormas yang terhormat itu sibuk mencari nafkan bagi keluarhanya bukan malah demo mengurusi masalah-masalah beginian. yeah meskipun gosip nya kalau ada demo itu dibayar sampai 50 ribu perkepala. tergantung seberapa pnting nya demo itu πŸ˜€

Kadang saya mengharapkan Indonesia jadi negara sekuler saja 😦

Terlepas dari film ini katanya sesat atau apapun, Film ini lebih menceritakan tentang realita dalam kehidupan kita sehari-hari. Coba lihat adegan Soleh menyerang restoran Chinnesse Food tempat Menuk bekerja karena di Hari kedua lebaran menuk sudah harus bekerja lagi, meskipun di film ini alasannya karena urusan hati, tapi kita tengok lagi, berapa banyak kejadian yang nyata terjadi karena disbabkan oleh isu-isu tentang SARA. Untuk yang tersinggung dan tidak suka sih terserah, hanya saya berpesan, jangan menutup mata dari kejadian yang nyata di sekeliling kita. Bukan salah agama atau golongan nya kok. Yang salah itu orangnya. Dan kembali lagi pendidikan lah yang menjadikan orang bisa melakukan hal yang dilakukan soleh di film ini. Karena Soleh bodoh, karena Soleh cemburu maka ada kejadian seperti ini. Dan di kejadian ini juga ketika Hendra membuka restoran nya di hari kedua lebaran membuat marah Soleh. Ini menunjukan kok, kalau bukan salah nya Soleh saja dia marah. Hendra dianggap tidak menghargai umat Muslim yang merayakan lebaran. fair isn’t it?

Terlepas dari kata orang film ini sesat atau apapun. Pesan moral yang dapat saya ambil adalah… Jangan Sampai Kita Seperti Mereka.. Itu saja. Kalau ada pihak yang merasa film ini menyesatkan, ajak donk umatnya untuk mempertebal keimanan dalam dirinya bukan nya malah melarang dan menutup mata dari kejadian yang menjadi realita di sekeliling kita.

Apakah sulit sekali jika saya ingin mendapatkan kedamaian di Indonesia ini? Jika Perdana Mentri Malaysia mengajak saya pindah kewarganegaraan siang ini juga saya akan packing dan pergi sore ini. huaaaaaaa (geer aja..) Apa susahnya sih tidak mengurusi urusan orang lain? Memang sih membela agama itu penting. Tapi cara radikal itu hanya akan mempermalukan diri sendiri di era 2011 ini. Cara radikal itu hanya cocok digunakan sampai akhir perang dunia ke II. Sepertinya orang-orang ini harus blajar dari Iluminati yang sudah siap menghancurkan dunia dengan cara mereka sendiri. perlahan tapi pasti 0_0

Tuh kan apa saya bilang, ketika saya membicarakan tema tentang SARA kepala saya langsung pusing dan perut saya langsung mual. terserah lah orang-orang mau mengatakan saya bodoh, atau saya kapitalis, atau saya tidak beriman. Yang jelas itulah yang ada di dalam pikiran saya. Intinya saya hanya ingin hidup damai kok. di sekeliling saya banyak sekali golongan, agama dan suku yang berbeda. Saya tidak bisa menghindar saya tidak mau menghindar. Saya hanya ingin hidup berdampingan dengan mereka tanpa mengurusi keimanan masing-masing dan tanpa dipengaruhi oleh isu-isu sensitif yang dibuat media. Media juga jahat 😦

Jika ada yang tersinggung ketika nonton “?” Mungkin dia suka rusuh, makanya tersinggung. Hohohoho Dan para pendemo ini, apakah mereka sudah menonton flm yang mereka demo ini? Saya saja mau menulis sampah begini saya googling dulu review orang-orang sehingga tidak asal nyablak dan akhirnya mempermalukan diri sendiri πŸ˜€

Yang jelas film “?”Β  ini membawa angin segar ditengah-tengah film yang di poster nya saja cuma pamer toket. Kenapa siiiihhh film seperti itu tidak ada yang mendemo? itu kan aurat.. #ngikik . Sebenarnya mereka tidak sadar kalau hujan artis bokep di film-film indonesia ini lebih berbahaya bagi generasi penerus bangsa. Akhirya pikiran mereka dipenuhi artis bokep. coba-coba. kecelakaan. putus sekolah. menikah muda sekali. kemiskinan. kebodohan, nah baru dehΒ  kejadian-kejadian di film “?” terjadi. Saya cuma ingin hidup tenang, dan damai.

Okay.. Okay.. I’m gonna stop talking.. LOLΒ  .

β™‘ N β™‘

Advertisements

3 thoughts on ““?” (tanda tanya) dalam Hati Saya Sendiri…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s