curhatsampah

Rating Tak Penting (via The Premium Side of Tekuno Furiku)

Baca tentang postingan kali ini saya jadi inget sama anak nya tante saya yaitu sepupu saya yang masih kelas 2 SD. Uput namanya. Dia ini hobi main game. Tidak sih sebenarnya. dia terinfluence oleh kakaknya yang usia nya lebih muda 2 tahun dari saya. Intinya. dia suka sekali main Playstation.

Saya sendiri tidak terlalu update dengan dunia game. Sehingga sekitar 2 tahun lalu saat si Uput sering main PS di rumah saudara nya yang lain atau di rental dekat rumah nya saya tidak tahu apa itu GTA. Saya pikir GTA itu yah sejenis permainan seperti Harvest Moon.. (yang jadi favorit kami berdua jaman-jaman nya PS1).

Waktu saya lihat sendiri saat dia memainkan game ini, saya agak sedikit “swt” melihat game ini. Jelas-jelas ini bukan permainan anak-anak. Terang saja permainan yang banyak darah dan bunuh-bunuhan ini tidak cocok untuk anak-anak. belum lagi si karakternya kalau tidak salah bisa cium-ciuman juga -_____-“.

Memang sih si Uput tidak mengerti esensi permainan ini, kadang kalau saya tanya pun apa yang mau dia lakukan? dia menjawab tidak tahu atau “yaaa..gini aja..” tapi sekali lagi. Dia sangat menyukai bagian menembaki warga-warga disana yang tidak brsalah lalu dikejar-kjar polisi.

Untungnya sih dia bukan pecinta game sungguhan. Karena dia lebih suka brmain sepeda daripada main PS. tapi kalau hujan turun,ujung-ujung nya dia ingat PS dan GTA nya.

Saya sudah bilang pada tante saya “ya ampun bi, ini mah mainan anak gede.. liat masa anak kelas 2 SD main bunuh-bunuhan banyak darah gitu…” dan apa respon dia?
“ahh nia suka lebay…” dan respon saya menajdi “-_________-“” saking speechless nya.

Dan dengan tak tahu diri nya si Uput minta PS3 kepada kedua orang tuanya. Dan setahu saya sih game PS3 lebih berat lagi dari PS2. selain ceritanya lebih rumit, bunuh-bunuhan nya pun lebih serius. Tapi utnunglah saat mampir ke rumah KaPoldo beberapa minggu lalu, si uput mngurungkan niatnya. karena setelah mencoba 15 menit game Assasin’s Creed 2. dia langsung menyerah. susah katanya.

Tunggu gede dulu ya puy!! biar ga mubazir juga. atau pilih nintendo sepertinya lebih santai games nya. Kalau saya sendiri sudah berhenti main PS setelah Harvest Moon tidak keren lagi dan PS1 si uput rusak. Mungkin itu sekitar 2 tahun lalu. πŸ˜€

Dan akhirnya, saya harus mencari cara untuk menyadarkan tante saya dahulu. atau menunjukan postingan saya kali ini yang saya reblog. supaya mata dia terbuka? saya kan tidak mau punya sepupu yang terinspirasi jadi maling mobil dan dikejar-kejar polisi sambil menembak secara membabi-buta.. *amit-amit ya aloohh….

β™₯β™‘β™₯β™‘ n y a β™₯β™‘β™₯β™‘

Rating Tak Penting Mungkin sudah banyak yang membahas, menyindir, dan berkali-kali menjelaskan, tidak semua animasi diperuntukkan untuk anak-anak. Jika kita melihat lebih luas, sebenarnya sistem rating ini sudah ada dimana-mana. Komik, acara TV, film, game, dan lain-lain. Pertanyaannya adalah, pernahkah kita mengindahkannya? It's Been A Long Time Saya sadar akan hal ini sebenarnya sudah sejak lama, tetapi kembali saya disadarkan ketika sepupu saya melarang anaknya … Read More

via The Premium Side of Tekuno Furiku

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s